Jumat, Desember 12, 2025
spot_img

Bupati Asahan Tekankan Pentingnya Peran Wartawan sebagai Penyeimbang Informasi Publik

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis sebagai penyeimbang informasi publik di era digital yang penuh dengan dinamika arus berita. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan yang mengusung tema “Profesional dan Kolaborasi Wartawan di Era Digital.”

Kegiatan yang digelar di Medan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, serta para pengurus dan anggota PWI Kabupaten Asahan, (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika dan keseimbangan informasi.

“Wartawan harus menjadi penjaga marwah informasi. Tidak hanya cepat, tetapi juga beradab, berimbang, dan berbasis fakta,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya informasi yang beredar, verifikasi dan konfirmasi menjadi nilai utama dalam menjaga kepercayaan publik.

“Jika berita disajikan dengan adab dan tanggung jawab, masyarakat akan lebih cerdas, dan pemerintah dapat bekerja secara lebih terbuka,” imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Pemkab Asahan dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat.

“Dengan wilayah yang luas, terdiri dari 25 kecamatan, 177 desa, dan 27 kelurahan, pemerintah tidak bisa memantau semuanya secara langsung. Wartawanlah yang menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” tutur Taufik.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme sekaligus etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Wartawan yang hebat bukan hanya yang cepat menulis berita, tetapi yang mampu menjaga adab, etika, dan tanggung jawab sosialnya. Profesionalisme tanpa adab hanyalah keterampilan kosong,” tegasnya.

Ia berharap PWI Kabupaten Asahan dapat terus menjadi contoh organisasi pers yang berintegritas, santun, dan membawa dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Pemkab Asahan Perkuat Peran Kader Posyandu untuk Layanan Dasar Terintegrasi

Kisaran, 10 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu melalui penguatan kapasitas kader dalam mendukung pelayanan dasar yang lebih...

Pemkab Asahan Gelar Rakor Lintas Sektoral Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru dan Operasi Lilin 2025

Asahan, 10 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi perayaan Natal dan...

Forkopimda Humbang Hasundutan Sepakat Perpanjang Status Keadaan Darurat Bencana.

Dolok Sanggul (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Forkopimda sepakat memperpanjang masa status keadaan darurat bencana di kabupaten tersebut. Keputusan ini diambil dalam...

36 Wartawan Ikuti UKW Angkatan 74, Pemkab Taput Dorong Profesionalisme di Tengah Pemulihan Bencana

Tarutung (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 74 Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan...

Perayaan Natal IAKN Tarutung: Sebagai Alat Pemulihan Bagi Masyarakat Pasca Bencana Tapanuli

Sipoholon (Neracanews) – Dalam suasana berempati pasca bencana melanda Tapanuli, perayaan Natal keluarga besar Civitas Akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung tidak hanya...