Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Bupati Asahan Buka High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building TPID & TP2DD Kabupaten Asahan Tahun 2025

‎Pemerintah Kabupaten Asahan menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) sekaligus kegiatan Capacity Building bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bertempat di Hotel Antariksa

Kabupaten Asahan. Rabu (23/07/2025).
Tampak hadir Wakil Bupati Asahan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar, Kepala PT. Bank Sumut Cabang Kisaran, Kepala Badan Statistika Kabupaten Asahan, Kepala Perum Bulog Cabang Kisaran, Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan serta hadirin lainnya.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Bupati Asahan, Bapak Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si yang turut didampingi oleh Wakil Bupati Asahan Bapak Rianto, S.H., M.A.P.
‎‎
‎Dalam laporannya Plt Kepala Dinas Bapenda Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pengendalian inflasi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan ekonomi. Hingga bulan Juni 2025, capaian transaksi non-tunai di Kabupaten Asahan telah mencapai Rp1,9 miliar, hal ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital seperti QRIS, mobile banking, dan SMS banking.

‎Namun demikian tantangan masih tetap ada. Masih rendahnya penggunaan sistem pembayaran digital, terutama di kalangan pemerintah desa dan masyarakat pedalaman, menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan infrastruktur dan literasi digital masyarakat untuk memperluas penerapan digitalisasi diberbagai aspek.

‎Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk mendorong keseimbangan dan ketahanan ekonomi daerah. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Asahan berada pada angka 4,56% dan ditargetkan dapat meningkat hingga 8%.

Bupati juga menyebutkan bahwa inflasi tertinggi di Kabupaten Asahan tahun ini berasal dari komoditas tembakau dan rokok. Untuk itu, pemerintah terus mengupayakan agar dana dari pusat dapat membantu menjaga sirkulasi keuangan di daerah.

Untuk mendorong pelaksanaan dan perluasan elektronifikasi transaksi pajak dan retribusi daerah dengan memanfaatkan berbagai kanal pelaporan dan pembayaran yang telah difasilitasi oleh PT. Bank Sumut dalam transaksi pembayaran seperti ATM, mesin EDC, SMS Banking, Mobile Banking dan Qris yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
(As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Oknum ASN di Inhu Kembali Ditangkap Gara-gara Narkoba Bersama Rekannya

INHU - Dunia kepegawaian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kembali tercoreng. Setelah sebelumnya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas PU...

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...