BRI Kabanjahe Dorong Pertumbuhan Ekonomi Karo 2026, Gandeng Insan Pers Perkuat Ekosistem UMKM dan Desa

Kabanjahe – Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kabanjahe, Albertus Donny Cahyono, menegaskan komitmen BRI dalam meningkatkan peran strategisnya bagi pertumbuhan ekonomi Tanah Karo tahun 2026.

Pernyataan ini ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan insan pers di Bob Cafe dan Kuliner, Jl. Pahlawan, Kabanjahe, Kamis (8/1/2026).

Dalam paparannya bertajuk “Meningkatkan Peran untuk Pertumbuhan Ekonomi Tanah Karo 2026”, Donny menjelaskan bahwa BRI tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga fungsi sosial di tengah masyarakat, khususnya melalui penguatan UMKM, desa, dan koperasi.

Saat ini, BRI Branch Office Kabanjahe mengoperasikan 17 BRI Unit, didukung 2.985 Agen BRILink, 5 Teras BRI, serta jaringan layanan konvensional dan elektronik yang menjangkau hingga pelosok desa.

“Jaringan ini diperkuat sekitar 120 personel yang aktif melakukan pendampingan dan literasi keuangan kepada masyarakat termasuk saya ikut didalamnya sebagai ketua kelas,” ucap Donny didampingi Supervisor Pendukung Operasional (SPO) Pilemon Meliala.

Di sektor pemberdayaan, BRI Kabanjahe telah membina 17 Desa BRILiaN, 153 klaster usaha, dan menghubungkan lebih dari 8.335 UMKM ke dalam ekosistem bisnis BRI. Selain itu, tercatat 1.683 merchant QRIS aktif dan keberadaan 1 Rumah BUMN sebagai pusat pembinaan UMKM di wilayah Karo.

Donny juga menyinggung aspek pembiayaan dimana hingga Januari 2026, BRI Kabanjahe telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp729,14 miliar kepada 19.696 debitur, sebagai upaya nyata memperkuat permodalan sektor produktif masyarakat.

Donny menekankan bahwa berbagai program pemberdayaan BRI siap dikolaborasikan dengan inisiatif Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penguatan peran BUMDesa dan koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi desa.

“Kami juga meluncurkan program unggulan Desa BRILiaN yang mengusung empat pilar – Inovasi, Sustainability, Digitalisasi, dan Kolaborasi – bertujuan menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan,” jelasnya.

Secara nasional, hingga Desember 2024, program Desa BRILiaN telah menjangkau 4.327 desa dengan berbagai sektor unggulan, mulai dari perdagangan, jasa keuangan (keagenan bank), wisata desa, pangan, industri pengolahan, hingga pengelolaan air dan jasa lainnya.

“Ke depan, kami mendorong desa-desa di Tanah Karo untuk masuk dalam program Desa BRILiaN, baik sebagai peserta baru tahun 2025 maupun deepening bagi desa yang sudah bergabung sejak 2020–2024,” sambung Donny.

Melalui sinergi bersama insan pers, Donny berharap informasi mengenai program-program BRI dapat tersampaikan secara luas dan tepat sasaran, sehingga semakin banyak masyarakat Karo yang memanfaatkan layanan perbankan, pembiayaan KUR, serta program pemberdayaan desa dan UMKM.

“BRI siap tumbuh bersama Tanah Karo. Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin kuat dan inklusif menuju 2026,” pungkasnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...