Asesmen Data Awal, Kasubsi AO Lakukan Pendekatan Tahanan Anak Baru secara Harmonis dan Humanis

Palu – Asesmen data awal, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi (Kasubsi AO) lakukan pendekatan dengan tahanan anak baru secara harmonis dan humanis, Senin (6/5/24).

Asesmen awal ini dilakukan untuk mengetahui identitas anak dan mengumpulkan informasi dan mendapatkan pemahaman mengenai Anak Binaan sehingga sehingga dapat menentukan metode pembinaan yang tepat.

Bertempat di ruang Registrasi dan Klasifikasi, Kasubsi AO, Andi Hermawan yang didampingi staf Viery, melakukan pendataan terhadap anak binaan tersebut.

Kasubsi AO, Andi Hermawan juga menginformasikan tentang sarana dan prasarana di lingkungan LPKA Palu, serta penjelasan mengenai hak, kewajiban, larangan, hingga sanksi yang diberikan sesuai dengan sesuai dengan undang-undang pemasyarakatan Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023.

“Kalian disini akan lebih banyak diberikan pembinaan untuk peningkatan moral dan perbaikan perilaku agar menjadi anak yang lebih baik lagi. Jalani kewajiban sebagai anak, ikuti semua pembinaan yang diberikan, sehingga jika ingin mendapatkan hak Integrasi, maka berkelakuan baik lah serta taat dan patuh terhadap petugas dan aturan yang berlaku,” jelas Andi Hermawan.

Lebih lanjut, Andi Hermawan menambahkan, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, telah mengamanatkan agar setiap tahanan baru untuk dilakukan asesmen terlebih dahulu sehingga anak tersebut mengetahui hal-hal penting yang berlaku di LPKA Palu serta program-program apa saja yang harus ia ikuti.

Adapun beberapa program pembinaan yang ada di LPKA Palu yang wajib diikuti oleh setiap anak yakni pendidikan, pembinaan kepribadian, dan pembinaan keterampilan, sehingga seluruh Anak Binaan LPKA Palu tetap melakukan aktivitas seperti anak pada umumnya yang dapat membentuk mereka menjadi lebih baik lagi.

Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dibawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) telah berupaya meningkatkan pelayanan dengan berinovasi dan memaksimalkan seluruh program-program kerja yang ada di Lapas/Rutan/LPKA.

Sehubungan dengan hal tersebut, Hermansyah Siregar selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng berpesan kepada seluruh jajarannya agar tetap berbenah kearah lebih baik dalam melakukan pelayanan prima terhadap setiap warga binaan/anak binaan yang baru.

Menurutnya dengan memaksimalkan tugas dan fungsi serta selalu berupya menciptakan inovasi dalam bekerja dapat memberikan nilai yang baik yang dapat memberikan informasi dan data tambahan yang dianggap penting dan belum diperoleh pada saat registrasi, sehingga dari pemaksimalan program ini, dapat menciptakan Lapas/Rutan/LPKA yang aman dan kondusif.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Huntap Taput Baru 2 Unit Siap Huni, Menteri PKP Marah Bandingkan dengan Tapsel yang Sudah 120 Unit

Taput (Neracanews) Beberapa video yang beredar di grup WhatsApp wartawan dan media sosial menunjukkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menunjukkan kemarahan...

Wartawan Dihadang di Medan! Pegawai Gadai Rampas HP dan Sita Mobil Meski Utang Lunas

MEDAN – Aksi premanisme menimpa Riswan Sembiring, wartawan media online Waspada24.com, saat melakukan peliputan di kantor PT Mandiri Expres Sejahtra, Jalan Ringroad, Medan, Kamis...

Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota...

Pasca Lebaran, Bupati dan Wakil Bupati Asahan Tinjau Kualitas Pelayanan Publik

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melakukan inspeksi langsung ke sejumlah instansi pelayanan publik usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/03/2026). Kegiatan...

Pemkab Asahan Gelar Pasar Murah di Enam Lokasi untuk Stabilkan Harga Pangan

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagin) mengadakan pasar murah di enam titik berbeda guna membantu masyarakat mendapatkan bahan...