Kamis, Februari 26, 2026
spot_img

Amphibi dan Yasos Bks Lakukan Pemberdayaan Warga Binaan Lapas

Bekasi- Dalam melanjutkan program kepedulian sosial, Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati (YASOS BKS) bersama Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) terus berupaya melakukan pengembangan sosial untuk warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang lebih dikenal dengan penjara.

Dengan semboyan eksistensi program Dari Masyarakat, Oleh Masyarakat, Untuk Masyarakat, Kembali ke Masyarakat. , kedua lembaga tersebut melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi pada,
Kamis (11/02/2021).

Kunjungan yang dipimpin pendiri Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati (YASOS BKS) yang juga Ketua Umum Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) Agus Salim Tanjung So,Si bersama Ketua Amphibi Bekasi Raya Moch.Hendri A, ST dan Armen Erwinson disambut Kasi Binadik Kiki Oditya, A.Md.IP,SH,MH.

Agus Salim Tanjung So,Si yang telah menjalin hubungan baik dengan Lapas Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi semenjak tahun 2016 menyatakan bahwa aa yang telah dilakukannya selama ini untuk warga binaan Lapas Kelas II.A Bulak Kapal adalah sebagai bentuk panggilan hati untuk bisa memberikan pelatihan terhadap warga binaan Lapas.

“ini kami lakukan selama hampir 5 tahun di dalam Lapas Bulak Kapal agar warga binaan Lapas memiliki ketrampilan dalam membentuk kemandirian usaha dalam menjalani masa hukuman selama didalam penjara, “ucap AS.Tanjung.

Dirinya mengatakan bahwa selama ini ada berbagai usaha yang telah diberikan untuk warga binaan Lapas Kelas II.A Bulak Kapal diantaranya memproduksi sabun cair dan detergen, ternak ikan lele dan bebek peking hingga pembibitan pohon dibawah binaan kasi giatja, “jelas Agus ST.

Dengan adanya pelatihan ketrampilan dan usaha setidaknya kami telah memberikan semangat baru untuk setiap warga binaan yang ingin usaha mandiri setelah menyelesaikan masa hukumannya.
Disamping itu pelatihan yang kami berikan membuat mereka tidak jenuh dan merasa waktu berjalan begitu cepat apabila kita berikan kesibukan dengan kegiatan, “papar AS.Tanjung.

Sementara Ketua Amphibi Bekasi Raya Moch.Hendri A, ST, menyampaikan program baru yang akan ditawarkan untuk warga binaan Lapas Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi yang nantinya akan bersinergi dengan Kasi Giatja.

Ada program yang sedang kami siapkan yaitu pembuatan pakan ikan (pelet) yang bahan baku nya dari bekas sisa makanan para napi.
Kami sudah membuat mesin nya dan siap segera di lounching dalam waktu dekat ini, “ucap Hendri.

Selain Lapas Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi ikut menjalankan program lingkungan hidup, tentunya kegiatan ini bisa menjadi nilai tambah usaha warga binaan lapas dan menjadi ilmu apabila mereka ingin berusaha setelah menjalani masa hukuman, tutur M.Hendri.

Mendengar adanya program baru yang disampaikan Amphibi dan Yasos Bks, Kasi Binadik Kiki Oditya, A.Md.IP,SH,MH menyambut dengan respon terharu.
“Saya mewakili Lapas Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi mengucapkan terimakasih kepada bang AS.Tanjung yang masih mau mengingat saya, ucap Kiki.

“Saya sudah sampaikan juga kepada bapak Kalapas Hensah, A.Md.IP,SH,MH terkait kerjasama Lapas dengan Yasos Bks-Amphibi.

Beliau sangat merespon dan akan segera menjadwalkan penandatanganan MoU antara Lapas Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi dengan Yasos Bks-Amphibi. “kerjasama seperti yang sudah pernah sebelum ditandatangani dalam setap 1 tahun sekali akan segera di agendakan pada tahun ini, tutur Kiki.
(Red)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...