AMPDT Desak Pemerintah “Sterilkan” Air Danau Toba dari Limbah Perusahaan

Parapat | Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah baik pusat dan daerah yang terus berupaya mengembangkan Kawasan Pariwisata Danau Toba menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan berkemanusiaan. Hal tersebut terlihat dari event internasional yang akan diadakan di Danau Toba, yaitu Kejuaraan Internasional Power Boat F1-H20 yang akan dilaksanakan pada 24 – 26 Februari 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Peduli Danau Toba (AMPDT) Rico Nainggolan, “Kita sangat apresiasi segala upaya untuk memajukan Pariwisata dan Promosi Danau Toba, termasuk dengan akan diadakannya kegiatan Kejuaran Power Boat F1 – H20 ini,” tutur Rico di Parapat, Selasa (11/102022).

Dan untuk mendukung kelancaran dan kenyaman acara tersebut, Rico juga meminta pemerintah harus menjamin kenyaman peserta dan mendesak pemerintah untuk mensterilkan perairan Danau Toba dari Limbah perusahaan.

“Kita harapkan pemerintah benar-benar mempertimbangkan soal kualitas air Danau Toba, sebab kita ketahui bersama, sampai saat ini masih banyak perusahaan yang kita duga tidak memiliki IPAL dan membuang limbah cair secara sembarangan ke Danau Toba,” tegas Rico.

Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator AMPDT Wilayah Balige (Toba), Jono Naibaho. Bahwa segala kegiatan yang benar membangun pariwisata dan tidak merugikan masyarakat harus didukung.

“Kita dukung langkah nyata ini demi Pariwisata Danau Toba, dan harapan kita ada perputaran uang dan ekonomi nantinya agar masyarakat benar-benar merasakan dampak pembangunan tersebut, dan untuk menjaga wisatawan khususnya peserta dari 18 Negara yang akan mengikuti acara ini merasa nyaman, pemerintah harus sterilkan perairan Danau Toba dari limbah-limbah perusahaan,”tutur Jono.

Dia juga menambahkan, bahwa sebelumnya mereka telah melaporkan perusahan yang diduga membuang limbah sembarangan ke pihak berwajib. ”Kita juga sudah melaporkan adanya dugaan pembuangan limbah sembarangan ke Danau Toba ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, tetapi belum ada tanggapan sampai saat ini, dan kita harapkan pemerintah benar-benar serius untuk menjaga kualitas air danau toba agar nanti para peserta ajang itu tetap merasa aman dan nyaman bermain air di Danau Toba.”tambah jono. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Tapteng Paparkan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Tapanuli Tengah - Pandan (Neracanews) - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu enggan melanjutkan pembangunan Kantor Pusat Kepemerintahan Tapteng yang sampai kini masih belum...

Lima Kecamatan Deklarasikan Komitmen Bersama, Wujudkan Desa yang Aman Damai dan Religius

Tigapanah – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., didampingi Sekretaris Daerah...

Dukung Daya Saing Lulusan, FKM UIN Sumut Selenggarakan Sertifikasi Kompetensi Operator K3

Medan – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UIN Sumatera Utara Medan melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang...

Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memperkuat kolaborasi dan melakukan intervensi terpusat guna...

PRSU Ke-50 Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Sumut

MEDAN – Setelah dua tahun absen, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) kembali digelar pada tahun 2026. Event tahunan kebanggaan masyarakat Sumut ini menargetkan sebanyak...