Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

9 Pelaku Pembunuhan Warga Sekayu Dibekuk Polres Muba

Neracanews | MUBA – Sebanyak 9 pelaku pembunuhan terhadap Reli Supriadi (33), warga Kelurahan Soal Baru Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba berhasil dibekuk Tim Serigala Polres Muba, Senin (27/6/2022).

Kematian korban Reli sempat menggemparkan warga Desa Pandan Dulang,Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba, Sumsel pada Senin (28/3/2022) sekitar pukul 20.45 WIB lalu.

Ke 9 pelaku dimaksud yakni, Efran, Erik Pratama, Juliansyah, Jhoni Kusmoyo, Apriadi, Firmansyah, Alpino, Bobby Laniastra dan Tarmizi. 8 pelaku melakukan penusukan, kecuali Firmansyah.

9 pelaku tersebut merupakan pembunuh yang diduga dibayar oleh seseorang, dikarenakan dendam oleh permasalahan bisnis.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, SH., S.Ik., dalam releasenya mengatakan, pembunuhan berencana ini terjadi dari 26 Maret 2022 lalu.

“Diduga pelaku ini pesanan seseorang. Tujuannya melakukan pembunuhan terhadap korban. Dimana pada saat kejadian, korban ditemukan dengan luka tusukan banyak. Atas kejadian itu, pihak keluarga melaporkannya ke Polres Muba,” kata Kapolres, Senin (27/6/2022).

Dari laporan keluarga korban, lanjut Kapolres, pihak kepolisian melakukan penyelidikkan, lalu ada beberapa nama yang teridentifikasi diduga pelaku.

“Pada 11 Juni 2022, tim Serigala Polres Muba dipimpin Kanit Pidum Ipda Dedi Kurniawan berhasil mengamankan 3 terduga pelaku. Dari 3 orang tersebut berkembang ke pelaku lainnya, sehingga hasilnya 9 pelaku diamankan,” jelas Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Rio Adrian, S.Ik., dan Kasi Humas Polres Muba AKP Susianto.

Kapolres melanjutkan saat kejadian pelaku membujuk dan mengajak korban ke tempat pesta, serta menggunakan sabu bersama-sama.

Pelaku dan korban berboncengan ke TKP di Desa Pandang Dulang Kecamatan Lawang Wetan, Muba. Sesampainya di TKP, 8 pelaku diduga menikam sekujur tubuh korban.

“Tubuh korban ditusuk lebih dari puluhan tusukan. Ya, setiap pelaku mempunyai perannya masing-masing,” terangnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 340 subsider 338 dengan ancaman hukuman seumur hidup.

“Bukan hanya para pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa 7 sajam, 3 unit sepeda motor, baju korban dan baju tersangka. Kemungkinan ada pelaku lain dan kita masih melakukan pengembangan,” pungkasnya. (Berry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...