Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Bupati dan Wakil Bupati Karo Terima Kunjungan Perwakilan Korban Erupsi Gunung Sinabung

Kabanjahe– Bupati Karo, Cory S Sebayang didampingi Wakil Bupati Theopilus Ginting terima kunjungan perwakilan warga tiga desa dan satu dusun korban erupsi Gunung Sinabung, Senin (11/4/2022).

Ketiga Desa itu yakni, Desa Sigarang-garang Kecamatan Naman Teran, Desa Mardingding Kecamatan Tiga nderket, Desa Sukanalu Kecamatan Naman Teran dan Dusun Lau Kawar Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.

Dalam audiensi ini terungkap, masyarakat mempertanyakan lahan usaha tani (LUT) mereka yang tak kunjung selesai. Mengembalikan Rumah Relokasi
Kepala Desa Sukanalu Sentosa Sitepu yang turut hadir menyatakan masyarakat telah sepakat jika lahan usaha tani mereka tidak kunjung selesai seperti yang dijanjikan, masyarakat akan mengembalikan rumah relokasi yang telah mereka terima dikawasan relokasi Siosar, tegasnya.

Lanjut Sentosa Sitepu, dimana rumah yang telah diserahkanterimakan kepada masyarakat tersebut juga sudah mulai rusak akibat tidak ditempati oleh masyarakat dikarenakan lahan usaha tani mereka tak kunjung selesai, kecamnya.

Kades Kuta Gugung yang turut hadir juga mempertanyakan sewa rumah dan sewa lahan mereka yang belum dibayarkan selama ini.

Bupati Karo Cory Sebayang menyatakan telah berkordinasi dengan Forkompinda untuk mempercepat penyelesaian lahan usaha tani bagi warga korban erupsi Gunung Sinabung tersebut.

Bupati menghimbau agar masyarakat bersabar, Pemkab Karo telah berusaha semaksimal mungkin agar proses penyelesaian lahan usaha tani masyarakat ini tidak menyalahi aturan dan regulasi yang ada terkait dalam pendanaan dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Ia uga menekankan agar masyarakat sekitar lahan usaha tani di Siosar yang di peruntukkan untuk warga korban erupsi Sinabung yang masih mengklaim lahan tersebut untuk tidak mempersulit pengadaan lahan usaha tani ini, pintanya.

Kearifan Lokal Masyarakat Karo Pihak Pemkab Karo, imbuh Cory Sebayang, bersama Forkompida sudah melakukan sosialisasi, negosiasi dan upaya-upaya persuasif lainnya sesuai kearifan lokal masyarakat Karo, kata Bupati.

Dengan tegas bupati juga menambahkan, jika masih ada hambatan dalam proses pengadaan lahan usaha tani ini akan tetap dilaksanakan dengan peraturan yang berlaku. (Afs)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...

Masinton Nahkodai DPC PDI-Perjuangan Tapanuli Tengah Priode 2025-2030

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Melalui Konfrensi Cabang (Kofercab) PDI- Perjuangan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) yang digelar di Hotel Hasian, Masinton...