Bupati Karo Terima Audiensi Forum Petani Bunga, Bahas Tata Niaga dan Perlindungan Petani Lokal

Kabanjahe – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP.OG, M.Kes didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP menerima audiensi Forum Petani Bunga Kabupaten Karo dalam aksi damai yang digelar di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Senin (20/07/2026).

Dalam pertemuan tersebut para petani menyampaikan aspirasi terkait kondisi usaha budidaya bunga yang semakin sulit dalam beberapa tahun terakhir. Para petani menilai pendapatan mereka menurun, jumlah petani yang masih aktif bertani bunga semakin berkurang, dan pasar menjadi semakin sempit akibat persaingan dengan perusahaan bunga berskala besar PT. Tamora Stekindo yang memasarkan produknya di pasar lokal.

Petani meminta pemerintah segera menyusun regulasi yang dapat melindungi petani lokal, melakukan pengawasan terhadap perusahaan, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat. Petani juga meminta dilibatkan dalam penyusunan kebijakan dan diberikan dukungan nyata untuk meningkatkan daya saing melalui pembinaan, teknologi, dan perluasan akses pasar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karo menyampaikan, “PT. Tamora Stekindo telah memiliki NIB dan perizinan yang sah sesuai peraturan perundang-undangan. Karena itu pemerintah daerah tidak memiliki dasar hukum untuk menghentikan operasional maupun pemasaran perusahaan selama tidak ditemukan pelanggaran. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran, maka akan ditindak sesuai kewenangan yang ada.”

Lebih lanjut Bupati menegaskan komitmen pemerintah, “Pemerintah juga akan mengkaji usulan penyusunan regulasi bersama DPRD dengan mempertimbangkan aspek hukum, perlindungan investasi, kepentingan petani, tenaga kerja, dan dampak ekonomi secara menyeluruh. Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kami minta untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan verifikasi data produksi dan distribusi bunga di lapangan.”

Pemerintah berkomitmen memperkuat pembinaan kepada petani melalui pelatihan, transfer teknologi, pendampingan budidaya, dan pengembangan screen house. Pada pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo, penggunaan bunga dari petani lokal akan diprioritaskan sebagai bentuk dukungan pemasaran. Pemerintah juga mendorong petani membentuk kelembagaan atau korporasi agar lebih mudah mengakses pembiayaan, pendampingan, dan perluasan jaringan pemasaran. Perwakilan Forum Petani Bunga akan dilibatkan dalam pembahasan lanjutan terkait regulasi dan pengembangan sektor florikultura.

Menutup pertemuan, Bupati Karo menegaskan, “Pemkab Karo tetap berpihak kepada petani sebagai sektor strategis daerah. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas perangkat daerah bersama DPRD untuk menemukan langkah kebijakan yang tepat, dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan petani lokal dan keberlangsungan investasi di Kabupaten Karo.”

Turut hadir dalam pertemuan ini perwakilan unsur Forkopimda Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH. S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Br Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, mewakili Anggota DPRD Kabupaten Karo, pimpinan OPD terkait serta masyarakat Forum Petani Bunga. (As)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...