Senin, Maret 9, 2026
spot_img

Ketua Dekranasda Asahan, Yusnila Indriati Taufik, Hadiri Sosialisasi dan Seminar Persiapan INACRAFT 2026 oleh BPD ASEPHI Sumut

Badan Pengurus Daerah Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Sumatera Utara mengadakan sosialisasi sekaligus seminar persiapan untuk keikutsertaan pelaku usaha kerajinan pada ajang internasional The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula PLUT UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (25/11/2025).

Acara tersebut diikuti oleh para pengrajin, perwakilan Dekranasda Sumut, serta delegasi dari berbagai kabupaten/kota. Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, turut hadir dan menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan mutu serta daya saing produk kerajinan asal Asahan.

Dalam penyampaiannya, Yusnila mengapresiasi dukungan dan fasilitasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Terima kasih atas pembinaan yang selama ini telah diberikan. Kami siap berpartisipasi dan menyiapkan UMKM terbaik dari Asahan untuk tampil di INACRAFT 2026,” ujarnya.

Yusnila juga menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas pelaku kerajinan daerah. Ia berharap para pengrajin semakin kreatif, menjaga identitas budaya lokal, dan terus meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Pada kegiatan tersebut, narasumber memaparkan berbagai poin strategis menuju INACRAFT 2026, di antaranya:

konsep, tema, dan arah kurasi pameran;

mekanisme seleksi produk yang akan ditampilkan;

standar kualitas, desain, kemasan, serta strategi pemasaran;

hingga persiapan logistik dan penataan booth peserta Sumatera Utara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kopdagin Kabupaten Asahan, Sofian Manullang, S.Sos., yang turut mendampingi Ketua Dekranasda, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan legalitas bagi para pelaku UMKM. Pendampingan tersebut meliputi fasilitasi pengurusan sertifikat halal, NIB, hingga HAKI.

BPD ASEPHI Sumut menegaskan bahwa persiapan dini menjadi langkah krusial agar peserta dapat memenuhi standar kurasi yang ketat pada INACRAFT 2026. Dengan sinergi antara Dekranasda dan para pengrajin sejak akhir 2025, Sumatera Utara diharapkan mampu menampilkan karya terbaik sekaligus memperluas peluang menuju pasar ekspor. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Pemkab Inhu Tetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla

INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang...

Berkah Dibulan Ramadhan, Cabjari Madina di Natal Berbagi Takjil Gratis kepada Warga Binaan Rutan Kelas IIB Natal

Neracanews | Mandailing ‎Natal - Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Mandailing Natal (Madina) di Natal menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada warga binaan Rumah Tahanan...

Wartawan Terancam, Ceting Lapor Judi Kepada Kapolres Binjai Bocor

Binjai - Judi Tembak Ikan sering buka di Jalan Ade Irma Suryani Kota Binjai. Hingga dilaporkan Edison Harianja wartawan media online Tuntaspostnews, kepada Kapolres...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit Milik PTPN IV oleh Seorang Warga Miskin Mengarah ke Perdamaian

Neracanews | Mandailing Natal - Upaya penyelesaian perkara melalui pendekatan hukum yang lebih humanis mulai terlihat dalam kasus yang menjerat Heri Wardana yang merupakan...

Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Karo ke-80, Bupati Karo Adakan Diskusi Bersama Karo Diaspora

KARO – Pertama kali dalam sejarah Pemkab Karo, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengadakan diskusi dengan Thema “Satu...