Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Paltak Siburian Edukasi Masyarakat Pagar Batu Dalam Sosialisasi Ranperda Provinsi Sumut 2025

Taput (Neracanews) Paltak Siburian Anggota DPRD provinsi sumatera utara dari Fraksi PDI-perjuangan Dapil Sumut IX mensosialisasikan Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Acara yang dihadiri oleh masyarakat Desa Pagar Batu Kecamatan Sipoholon dari berbagai latarbelakang konsumen dan para pelaku UMKM di dusun I desa Pagar Batu Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara. Jumat (22/8/2025)

Turut mendampingi Paltak Siburian di acara ini, Togap Sianturi sebagai Narasumber, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Pemuda dan Pers.

Dalam acara tersebut, Paltak Siburian menyebut edukasi dan informasi kepada masyarakat baik itu berupa informasi kebijakan maupun informasi pelayanan. Karena itu, penyebarluasan peraturan daerah Provinsi Sumatera Utara salah satu bagian penting untuk diketahui masyarakat.

Paltak yang juga Ketua Komisi bidang Pemerintahan dan hukum ini, saat melaksanakan Penyebarluasan Perda UU no 8 tentang perlindungan konsumen sebelum ketuk palu.

Paltak mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat terkait tugas dan fungsi dewan. Salah satunya membuat peraturan daerah dan mengawasi pelaksanaanya, serta untuk melindungi hak-hak konsumen dari hal yang tidak sesuai terkait produk/jasa, seperti barang cacat, jasa palsu, atau penipuan.

“Masyarakat perlu memahami peraturan Perundang-Undangan ini agar mengerti akan hak perlindungan sebagai konsumen, serta dapat berhati-hati terhadap produk berbahaya yang beredar dan yang telah kadaluarsa,” ujar Paltak.

“Karena belum semua masyarakat mengetahui tugas dan fungsi dewan, dan kali ini saya menyampaikan perda Perlindungan Konsumen agar masyarakat tahu hak dan kewajiban apa saja terkait perda itu,” imbuh Paltak.

Paltak berharap masyarakat dapat memahami ketika ada sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan khalayak. Terutama yang berhubungan dengan hak dan kewajiban khususnya dibidang Konsumen.

“Saya harap mereka bisa memahami sosialisasi perda yang akan di ketuk palu nantinya. Ketika peraturan ini akan diterapkan berdampak terhadap masyarakat banyak.” harap Paltak

Sementara, Togap Sianturi sebagai narasumber dari kegiatan ini menjelaskan poin-poin penting yang tercantum dalam sosialisasi ini yang telah kami paparkan lewat UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen agar dapat dipahami dengan cermat garis garis besarnya apa itu hak dan kewajiban konsumen maupun pelaku usaha UMKM.

Kemudian disebutkan konsumen memiliki hak atas kejelasan produk dan menghimbau masyarakat, agar perlu berhati-hati karena kebanyakan produk yang beredar sekarang belum terstandarisasi dengan baik, serta masih terjadi beberapa produk di masyarakat mengandung zat berbahaya yang mungkin sudah kadaluwarsa.

Lebih lanjut, Ramli Siburian salah satu tokoh masyarakat desa Pagar batu mengapresiasi kegiatan seperti ini karena sangat di butuhkan oleh masyarakat sebagai bentuk edukasi politik agar masyarakat lebih paham dengan hak dan kewajibannya.

“Tentu saya mengapresiasi dengan edukasi ini karena sosialisasi seperti ini dibutuhkan oleh masyarakat sebagai bentuk pembelajaran agar masyarakat lebih paham dengan hak-hak dan kewajibannya sebagai warga,” kata Ramli.

Jumri Hutabarat Sekdes Desa Pagar Batu juga mengapresiasi kegiatan ini, “kami sangat berterimakasih kepada pak Paltak ini yang telah memberikan perhatian kepada desa ini, kami yakin kehadiran bapak Dewan Provinsi dari Fraksi PDI Perjuangan bertujuan baik dan akan berdampak pada kita warga ini, jadi sekali lagi kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Jumri. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...