PT STA Sebut Timbangan Pmks Tidak Eror, Hanya Salah Teknis

Padanglawas Utara – Pihak PT STA Resources Tbk sebut timbangan Pabrik minyak kelapa sawit (Pmks) kebun Bahal Portibi Padanglawas utara bukan eror, hanya salah teknis.

“Sebenarnya timbangan tidak eror, itu hanya salah teknis saja”, sebut Ian Lubis Humas Pmks PT STA Resources kebun bahal saat di hubungi via seluler, Jumat (27/9/2024).

Ian Lubis mengatakan agar kedepan setiap truk yang membawa Tandanan buah segar (Tbs) menunggu timbangan normal artinya sudah di titik nol (0), baru menaikkan mobilnya untuk di timbang.

Humas Pmks itu juga menjelaskan sudah menyelesaikan permasalahan itu dengan pemilik buah yang merasa di rugikan.

Sebelumnya, Sabar Harahap menjual buah ke Pmks sebanyak 90 Tbs.

“Sembilan puluh janjang paling kecil atau rata lima belas kilo, masa beratnya hanya 585 Kg”, sebutnya kepada Neracanews.com, Rabu (18/9/2024).

Sabar Harahap menceritakan hal itu terjadi di Pmks, Senin (16/9/2024).

Menurutnya, pihak Pmks mengatakan sistem yang bekerja serta tidak memberi solusi atas dugaan erornya sistem timbangan Pmks PT STA Resources Tbk itu.

“Mengenai komplain bapak terkait Tbs yang kami terima tanggal 16 september
yaitu tidak sesuai nya tonase yang tertimbang di Pmks degan tonase dari pihak bapak, adalah tidak beralasan, karena kami menerima dan menimbang sesuai degan prosedur Pmks yang benar, yang selama ini tidak ada komplain dari pihak manapun,
bila mana ada ketidak sesuaian dengan tonase yang bapak klaim, diharapkan agar pihak bapak juga bisa meng croschek sistem timbang nya. dan untuk selanjut nya penerimaan Tbs dari bapak di Spb-nya mohon di cantumkan jumlah janjang dan tonase Tbs nya, agar bisa di kawal oleh tim kita bersama tim bapak, hal ini di maksud kan agar tidak terjadi kesalah pahaman lagi dan hasil timbangan tonase sama-sama dapat di terima, terimakasih”, sebut Sabar Harahap membacakan cetingan whatsapp Sidik Sembiring yang merupakan Manager Pmks.

Menurut Sabar, hal serupa juga pernah terjadi di Pmks, bahkan beberapa masyarakat yang menjual buah ke Pmks sering mengeluh terkait timbangan PT. STA Resources kebun Bahal.

“Hari itu juga sudah pernah terjadi, buah orang lain selisih dua Ton, akhirnya di kembalikan pihak Pmks, kenapa mereka tidak mengembalikan buah saya”, sebut Sabar.

Dia berharap agar pihak Pmks mengganti kerugian atas dugaan erornya timbangan atau mengembalikan buahnya untuk di bawa pulang. (ps)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...

Proyek Jalan HKBP Pearaja Berjalan, Dinas PUTR-Hub Diminta Awasi Ketat Mutu Pekerjaan

TAPUT (Neracanews) - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTR-Hub) Kabupaten Tapanuli Utara diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memantau dan mengawasi...