Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Medan Terpilih Kegiatan Sosial Operasi Jantung Anak, Bobby Nasution Apresiasi KSR Arab Saudi

Medan – Rasa syukur dan bahagia terpancar dari wajah Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menemani Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H Amodi dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengunjungi pasien anak pasca operasi jantung di RSUP H Adam Malik, Jalan Bunga Lau, Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, Jum’at (28/6).

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni dan sejumlah pimpinan unsur terkait lainnya turut hadir dalam kegiatan sosial yang merupakan bantuan dari King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSR) Arab Saudi tersebut. Adapun Kota Medan menjadi salah satu kota yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan yang berlangsung dalam tiga periode itu.

Periode pertama telah berlangsung pada Mei lalu. Kemudian, periode kedua dilaksanakan pada 2-9 Juni dan periode ketiga pada 25 Juni hingga 1 Juli mendatang. Kegiatan sosial operasi jantung ini dilakukan oleh para tenaga medis ahli dan terkemuka dari Arab Saudi. Para tenaga medis ini pun akan melakukan tindakan operasi terhadap 15-20 pasien pada setiap periode.

Atas dilaksanakannya kegiatan sosial berupa operasi jantung tersebut, Bobby Nasution pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya, terutama pada KSR Arab Saudi. “Atas nama Pemko Medan, kami mengucapkan terima kasih. Karena, kegiatan ini memberi banyak manfaat dalam membantu dan memberi pertolongan bagi para pasien penderita penyakit jantung,” kata Bobby Nasution.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H Amodi mengharapkan, kegiatan yang dilakukan ini dapat membantu anak-anak Indonesia, khususnya Sumatera Utara, termasuk Kota Medan. “Semoga program ini juga dapat menambah pengetahuan dokter-dokter di Indonesia, terutama mengenal bedah jantung anak,” bilang Faisal Abdullah.

Sedangkan, Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Sumut merupakan provinsi terbesar di luar Pulau Jawa. Oleh karenanya dikarenakan besarnya wilayah tersebut, ungkapnya, tentunya memerlukan pelayanan kesehatan yang merata.

“Penduduknya juga paling banyak di luar Pulau Jawa dan belum memiliki dokter bedah jantung anak. Jadi, kita terbayang bagaimana anak-anak di Sumut ini perlu untuk mendapatkan pelayanan yang baik,” papar Menkes. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...