Gelar Pengajian Rutin, LPKA Palu: Sebagai Upaya Implementasi Pendidikan Karakter bagi Anak

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu rangkul seluruh anak binaan untuk melaksanakan kegiatan pengajian rutin selepas sholat maghrib berjamaah, sebagai upaya inplementasi pendidikan karakter bagi anak binaan, Kamis (30/05/24) malam.

Kegiatan yang di gelar di musholla LPKA Palu ini dipimpin oleh Taufiq Hidayah selaku staf dari Seksi Pembinaan.

Kegiatan pengajian diawali dengan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Yaasiin. Taufiq mengatakan bahwa dengan memaksimalkan pendidikan agama anak binaan, akan membentuk kepribadian mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Pendidikan agama sangat penting karena anak akan baik bila dalam Pendidikan sejak dini sudah tertanam dalam diri anak, semoga apa yang telah LPKA Palu tanamkan saat ini, dapat terus di amalkan saat anak-anakku telah selesai menjalani pembinaannya,” ungkap Taufiq.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan bahwa pengajian ini merupakan salah satu program pembinaan kerohanian islam yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an anak binaan dan membrantas buta huruf membaca Al-Qur’an.

“Semua ini kita berikan untuk mewujudkan generasi muda yang berahlak mulia dan mampu menjadi pelopor pemajuan daerah khususnya di Sulawesi Tengah,” ujar Revanda

“Kita juga terus menjalin sinergitas bersama Kementerian Agama Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah. Besar harapan para anak binaan bisa menjadi qori atau sebutan orang yang mahir dalam seni baca Al-Qur’an,” harapnya

Program pembinaan kepribadian dan kerohanian ini mendapat apresiasi baik dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar. Kakanwil mengatakan dengan meningkatkan kualitas dari program pembinaan kepribadian dan kerohanian diharapkan ada perubahan mindset bagi anak binaan LPKA Palu.

“Semoga dengan adanya pemaksimalan program pembinaan kepribadian bagi anak, dapat memberikan kesempatan mereka menjadi pribadi yang taat beribadah dan menyadari kesalahan untuk tidak mengulangi tindak pidana lagi,” pungkas kakanwil.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bunda Literasi Asahan Tinjau Layanan Perpustakaan Keliling di Aek Ledong

Asahan — Bunda Literasi Kabupaten Asahan melakukan peninjauan langsung terhadap layanan perpustakaan keliling di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (1/4)....

Danyonif 125/SMB Sandang Merga Ginting, Bupati Karo Menjadi Orang Tua Danyonif 125/SMB

‎Kabanjahe - Danyonif 125/SMB, Letkol (Inf) Hari Mughnii Nagara, SE, M.H.I ditabalkan menjadi marga Ginting, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting,...

Pariwisata Sumut Bergeliat, 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Saat Lebaran

MEDAN – Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut) selama periode Lebaran 2026 mencapai 360 ribu orang. Angka tersebut merupakan gabungan wisatawan nusantara dan...

Dilapor Dugaan Penggelapan, Ketua HKTI Taput Siap Menempuh Jalur Hukum

Taput (Neracanews) - Erikson Sianipar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tapanuli Utara, membantah tuduhan dugaan penggelapan dana Koperasi Tumbuh Sejahtera Bersama Petani...

Tarif Sel Nusa Kambangan Diduga Puluhan Juta, Integritas Lapas Disorot Tajam

MEDAN – Tarif sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan kini tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan kuat mengenai adanya praktik "jual beli fasilitas"...