Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Listrik Pantai Barat Padam, Ini Penjelasan Manager PLN ULP Natal

Neracanews | Mandailing Natal – Manajer PLN ULP Natal Muhammad Faiz mengatakan, Padamnya listrik akhir – akhir ini salah satu nya terjadi akibat cuaca ekstrim selain juga di sebabkan gangguan lainnya seperti tiang yang tertabrak mobil seperti kejadian di tarlola pada hari jumat 5 Mei yang lalu, Faiz saat di hubungi melalui watshapnya, Minggu (07/05/2023).

Dampak dari cuaca ekstrim tersebut membuat pohon tumbang dan menimpa jaringan listrik. Keadaan itu disebut membutuh waktu untuk diperbaiki.

“Tantangan kami adalah menjaga jaringan listrik yang melewati hutan atau kebun-kebun yang rawan tumbang dan mengenai jaringan listrik,” tambahnya. Selain itu, kabel PLN yang panjang jaringan utamanya hampir mencapai 200 km dari Gardu Induk Panyabungan sampai batu mundom kecamatan Muara Batang Gadis dan total panjang jaringan keseluruhan lebih dari 606 km membuat potensi gangguan semakin tinggi.

Namun begitu, PLN melihat kondisi tersebut sebagai tantangan. Kondisi tersebut membuat PLN selalu dalam posisi siaga dan siap kapan saja untuk melakukan perbaikan. Tentu tidak hanya melakukan perbaikan saat terjadi gangguan, PLN ULP Natal pun rutin melakukan kegiatan pemeliharaan seperti perbaikan jaringan, penggantian komponen tua atau rusak dan kegiatan penebangan dan pemangkasan pohon yang terkadang juga memerlukan pemadaman.

Untuk meningkatkan keandalan listrik di wilayah pantai barat dan sekitar nya, beberapa pekerjaan perbaikan telah dilakukan oleh PLN, mulai dari penggantian 3 km hantaran udara menjadi kabel bawah tanah di daerah rawan longsor, memasang kabel berisolasi, mengganti tiang rawan tumbang dan lain sebagainya.

Saat ini sedang berproses pembangunan jaringan interkoneksi sepanjang 5.2 kms dari batang toru – batu mundom sehingga suplai wilayah pantai barat di suplai dari 2 sumber. Selain itu telah direncanakan pula pembangunan Gardu Induk Baru untuk meningkatan dan memenuhi kebutuhan pasokan listrik untum wilayah Natal dan sekitar nya yang insya allah selesai akhir tahun 2024 atau 2025.

“Terkait dengan pemadaman listrik beberapa waktu terkakhir ini, kami dari PLN ULP Natal menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan-pelanggan kami yang terdampak akibat gangguan pasokan listrik.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menanam pepohonan di sekitar aliran listrik dan mengiklaskan jika pohon yang mengganggu jaringan listrik di tebang oleh pihak PLN untuk kebaikan kita bersama, ucapnya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...