Kapolres Nagan Raya Ungkap Penyimpangan Dana BUMG Sebesar 180 Juta

Suka Makmue – Neraca News | Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, S.H.,S.I.K. didampingi Kasat Reskrim AKP Machfud, S.H,. M. M di Aula Kapolres Nagan Raya, Rabu 08 Maret 2023.

Kegiatan Konfrensi PERS dihadiri Kasubsi Penmas kadis DPMGP4, Camat Darul Makmur, Konfrensi PERS guna pengungkapan tindak pidana korupsi atau penyelewengan dana BUMG desa Panton Bayu, Kecamatan Darul Makmur oleh unit tidak pidana korupsi (Tipikor) satreskrem polres Nagan raya .

Dalam kesempatan itu Kapolres Nagan Raya Melalui Kasat Reskrim Nagan Raya mejelaskan pada tanggal 29 oktober 2022 Penyidik Polres Nagan Raya menerima laporan informasi dari Sat Intelkam Polres Nagan Raya, selanjutnya pada tanggal 31 Oktober 2022 Penyidik Polres Nagan Raya melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi atau penyelewengan dana BUMG Desa Panto Bayu Kec. Darul Makmur Kab.Nagan Raya yang mana Desa Panton Bayu bedasarkan APBG /P memiliki anggaran dana BUMG Tahun 2018.

Pada Tahun 2019 Keuchik Desa Panton Bayu Sdr. A melakukan pembelian kebun sawit menggunakan dana BUMG seluas (+-) 4 (Empat) hektar dengan rincian harga sebesar Rp. 180.000.000;- ( seratus delapan puluh juta rupiah ), namun pada pembelian kebun sawit BUMG Desa Panton Bayu tidak bedasarkan aturan terkait penggunaan dana BUMG, yang mana Desa Panton Bayu belum terbentuknya pengurus BUMG, tidak memiliki Rekening dan struktur BUMG, serta kebun yang di beli oleh Sdr A tidak di lengkapi dengan Surat sah jual beli tanah (sertifikat) dan surat yang menyatakan kebun tersebut milik BUMG Desa Panton Bayu Panton Bayu Kec. Darul Makmur Kab.Nagan Raya.

Selanjutnya kapolres Nagan Raya Mengatakan ini bukan pertama kali terjadi kasus yang seperti ini, Selain itu Kasat juga menegaskan, agar para keuchik hati-hati dalam menggunakan uang negara. Jika ditemukan ada dugaan penyelewengan, pihaknya akan menindak sesuai dengan ketentuan dan aturan hukum yang berlaku.

“Untuk itu gunakan dana Desa tersebut sesuai dengan petunjuk dan aturan serta keperluan Desa masing- masing, agar terhindar dari unsur korupsi atau penyalahgunaan uang negara” pungkasnya,

Pengembalian dana desa di Desa Panton Bayu, Kecamatan Darul Makmur merupakan kasus ketiga yang pernah diusut pihaknya, Kasus pengembalian dana desa yang menyimpang sebelumnya sejumlah desa lain yang juga ditemukan tidak sesuai aturan berlaku.

“Keuchik dan pihak yang terlibat, meski sudah mengembalikan dana desa itu tetap dalam pengawasan Pihak Kami,” jelasnya.

Kasat Reskrim kembali mengaskan bahwa para aparatur desa, agar mengelola dana desa sesuai aturan yang berlaku serta transparan, tidak ada yang harus ditutup- tutipi sehingga dapat diketahui oleh masyarakatnya. (Ainon)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

STM Nasional Wartawan Lapor Pajak

Medan - Riza Koko wakil bendahara melaporkan pajak tahunan STM Nasional Wartawan, di Gedung Kanwil DJP Sumatera Utara I Lt. I dan Lt. IV,...

Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah di Kisaran Timur Diresmikan, Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qur’ani

ASAHAN — Peresmian Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah resmi dilaksanakan pada Rabu (29/04/2026) pukul 14.00 WIB di Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Kehadiran lembaga...

Rakyat Karo Bersuara Apresiasi Polres Karo, Dorong Pemberantasan Narkoba dan Judi Lebih Maksimal

Karo - Aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh aliansi masyarakat Rakyat Karo Bersuara pada Rabu(29/4/2026) menghadirkan pesan kuat : apresiasi terhadap kinerja kepolisian,...

Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai

MEDAN- Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD)...

Bupati Asahan Sambut Tim Supervisi Lomba HKG-PKK Sumatera Utara 2026

ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menerima kunjungan Tim Supervisi Desa/Kelurahan Percontohan dalam rangka Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Sumatera...