Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Tak Butuh Waktu Lama Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Langkat, Ini Motifnya

LANGKAT – Pihak Kepolisian Polsek Pangkalan Brandan di bantu Polres Langkat berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang janda muda dan anaknya di Lorong Mushala, Dusun II, Gg Pasir Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Pelaku berhasil diamankan di kediamannya di Gg harapan Securai Selatan, Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, Rabu (14/12) sekitar pukul 16.50 Wib.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini terekam video dari petugas mengaku nekat membunuh korban diduga karena hendak ingin mencuri sepeda motor dan Hp android milik korban.

Kronologis kejadian, sekitar pukul 03.00 wib dini hari, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat dari kamar mandi, dan pada saat itu korban bersama anaknya yang masih balita sedang tertidur.

Sewaktu pelaku ingin mengambil motor korban, korban pun terbangun dan berteriak minta tolong.

Melihat korban berteriak minta tolong, pelaku pun panik dan langsung mencekik korban bersama anaknya hingga tewas.

Sebelumnya, seorang janda muda dan anaknya ditemukan tewas di Desa Securai, Kabupaten Langkat.

Korban diketahui bernama Karmila Simatupang (24), seorang janda bersama anaknya Radit (4,5 thn) ditemukan tewas di tempat tidur di rumahnya di Lorong Mushala, Dusun II, Gang Pasir, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (14/12/2022), sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut warga sekitar, Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, ada terdengar sayu-sayu seorang wanita minta tolong, tetapi karena situasi hujan, warga menduga tidak ada terjadi pembunuhan.

Menurut istri Saiful, warga yang tinggal di belakang rumah korban, ia mendengar sayup-sayup seorang perempuan minta tolong, tetapi suara itu tidak lagi kedengaran karena situasi hujan.

” Pagi hari, karena korban tidak kelihatan, warga memanggil korban yang selama ini tinggal bersama anaknya usia 4,5 tahun dan mendobrak pintu rumah, dan ternyata korban ditemukan sudah meninggal dunia,” sebut Wirahadi, Kepala Dusun II Gang Pasir.

Dijelaskan warga dan Kadus Gang Pasir, sepeda motor korban Honda Revo dan HP android merek OPPO juga hilang.

Diduga, korban meninggal akibat pembunuhan. Pelaku menghabisi korban menggunakan bantal atau kain untuk menyekap/menutup wajah korban.

“Karena hasil visum sementara dari pihak Puskesmas Pangkalan Brandan, korban meninggal akibat kehabisan oksigen,” ujar warga di sekitar lokasi kejadian.

(Surya Turnip)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...