Tiga Pendekar Muaythai Jabar Buru Gelar Dunia di Bangkok!

JAKARTA — Tiga petarung muaythai asal Jawa Barat resmi diberangkatkan menuju Bangkok, Thailand, pada Selasa, 23 September 2025. Mereka adalah Redho Rocky, Syakira, dan Edwin. Ketiganya akan berlaga di tiga ajang bergengsi dunia: Redho di ONE Championship, Syakira di Max Muaythai, dan Edwin di Thai Fight.

Keberangkatan ini menandai babak baru dalam perjalanan karier seni bela diri ketiganya. Promotor DonTing Athlete Management, Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana, mengatakan pertandingan yang akan dihadapi merupakan bagian dari kewajiban kontrak.

“Mereka bertiga harus melakoni pertandingan wajib sesuai kontrak yang sudah ditandatangani. Karena itu hari ini mereka terbang ke Bangkok,” ujar Tine, yang juga Girang Harta Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan, kepada RRI di Subang.

Setibanya di Bangkok, ketiganya tidak langsung naik ring. Mereka lebih dulu mengikuti pemusatan latihan di basecamp yang bekerja sama dengan DonTing Athlete Management di bawah naungan Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan. Di sana, Redho, Syakira, dan Edwin akan menjalani program latihan intensif, termasuk sparring dengan petarung asal Thailand.

“Latihan yang dijalani meliputi peningkatan power, kecepatan, dan kelincahan gerakan. Targetnya jelas, supaya saat pertandingan nanti mereka punya full power, sehingga pukulan yang dilepaskan benar-benar bisa meledak,” kata Tine.

Dengan persiapan tersebut, Tine optimistis ketiganya mampu menaklukkan lawan. Ia bahkan berharap kemenangan dapat diraih secara meyakinkan. “Saya percaya mereka bisa menang mudah, bahkan meng-KO lawan-lawannya. Doa dan dukungan dari masyarakat Jawa Barat dan Indonesia sangat kami butuhkan,” tuturnya.

Partisipasi tiga petarung ini menambah panjang daftar atlet bela diri Indonesia yang unjuk gigi di panggung internasional. Selain mengusung nama pribadi, Redho, Syakira, dan Edwin juga membawa harapan besar publik Jawa Barat untuk mengharumkan nama bangsa di arena dunia. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...