Rutan Kelas l Labuhan Deli Diduga Sewakan Kamar Bagi Para Narapidana, Kepala Rutan Bungkam

Neracanews | Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas l Labuhan Deli, Kanwil Kemenkumham Sumut diduga patok tarif uang sewa kamar bagi para warga binaan yang ingin mendapatkan ruangan khusus.

Keterangan ini disampaikan oleh warga kepada kru awak media pasca salah satu anggota keluarganya tersandung kasus narkotika, sebut saja namanya Nur.

Nur yang meminta identitasnya agar tidak dipublikasikan itu menuturkan bahwa suaminya sudah ketimpa musibah dan dijebloskan ke jeruji besi malah masuk sel penjara dimintai uang untuk membayar kamar di Rutan Kelas l Labuhan Deli.

” Saya tidak punya uang, tapi mendengar suami saya tidurnya dikamar mandi saya tidak tega. Saya sedih diminta 300 ribu rupiah kalau enggak tidurnya dikamar mandi” ucap seorang ibu dengan berlinang air mata, Senin (17/04/2023).

Sebelumnya, melalui salah seorang yang mengaku sebagai staf KPR berinisial nama AB menerangkan bahwa harga kamar di Rutan Kelas l Labuhan Deli untuk muatan sepuluh orang warga binaan dibanderol harga 6 juta rupiah sampai bebas kata AB.

Lanjutnya, untuk muatan Napi 30 orang kebawah dibanderol harga 3 juta rupiah.

“Untuk muatan 30 orang Napi kebawah harganya 3 juta. Saya tidak menambahi dan mengurangi saya hanya membantu disini, jangan nanti dianggap mengambil keuntungan disini, saya hanya membantu pegawai disini. Pasarannya memang segitu di rutan,” pungkas AB dalam sambungan celular.

Menurutnya, jika tidak membayar kamar maka warga binaan akan dimasukkan ke ruangan karantina. Dikarantina warga binaan dimuat berdesak – desakan dengan jumlah 70 sampai 80 warga binaan.

Ironisnya dikatakan AB jika di ruangan karantina mandi dijatah dua kali sebulan dan itupun jika air ada. Untuk tempat tidur secara bergantian serta pintu dikunci

“Kalau karantina tidak ada dikeluarkan, hanya hari jumat saja. Itupun ngak tentu bisa keluar atau tidak” katanya lagi.

Sementara itu, perlakuan istimewa jika Narapidana membayar uang 3 juta rupiah.

” Untuk makan sudah ada jatah nasi tiap hari. Dan mandi sudah ada air hidup tiap hari dan
Pagi jam 9 sampai jam 1 kamar tidak dikunci
Jam 1 sampai jam 2 dibuka sampai jam 5 sore” bebernya.

Tambah AB, jika mau diambil kamar ada syaratnya dan hari sabtu sampai jam 12 saja diladeni tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Rutan
Erwin F. Simangunsong mengatakan di Rutan Kelas l Labuhan Deli tidak menjawab pesan whatsapp awak media, Erwin F Simangunsong lebih memilih bungkam.

Sampai saat berita ini di turunkan tidak ada jawaban atau tanggapan resmi dari Rutan Kelas I Labuban Deli.

(Tim)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rayakan HUT RI ke-81, Pemdes Pasar III Natal Gelar Lomba Rakyat Secara Meriah

Neracanews | Mandailing Natal - Semangat kemerdekaan masih terasa di Desa Pasar III Natal. Hari ini, Pemerintah Desa bersama masyarakat menggelar perayaan Hari Ulang...

Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organisasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan...

Kapolres Tanjungbalai Raih Penghargaan atas Dedikasi Mendukung Ketahanan Pangan

TANJUNGBALAI — neracanews.com | Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memberikan penghargaan kepada Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri atas dedikasi dan dukungannya dalam memperkuat program ketahanan...

Karang Taruna Sumut Bangkit: Harapan Baru Pemuda Sumatera Utara

Medan | Kesunyian yang cukup lama melanda Karang Taruna Sumatera Utara akhirnya pecah. Organisasi kepemudaan ini sempat vakum dan kehilangan denyut nadinya. Namun, kini...

Perkuliahan Perdana STAI SYAFAH Natal Segera Dimulai 7 September 2026, Pendaftaran Masih Dibuka Hingga 31 Agustus

Neracanews | Mandailing Natal - Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdul Fattah (STAI SYAFAH) Natal resmi akan memulai perkuliahan perdana untuk Tahun Akademik 2026/2027...