Penyaluran BLT Desa Aek Garut Dipertanyakan

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Kembali menjadi topik pembahasan, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Aek Garut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) tidak transparan.

Menurut keterangan beberapa orang warga di Desa tersebut menyatakan, ada 7 paket BLT Desa Aek Garut diduga tidak tepat sasaran dan dikawatirkan menjadi permainan mata Aparat Desa.

Penjelasan kesimpangsiuran penyaluran BLT didesa tersebut saat di pertanyakan kepada Kades Aek Garut Eben Pakpahan menjawab, “itukan hasil musyawarah khusus aparat Desa di Bulan 10 Lalu Tahun 2025,” ucapnya menjawab warga yang bertanya.

Dalam Komunikasi melalui chat WhatsApp pribadinya juga menyatakan, Rapat itu dianggap sah, sebab jumlah kehadiran para perangkat desa tokoh masyarakat menjadi salah satu keapsahan musyawarah peralihan penyaluran BLT itu dilakukan.

Namun di akhir komunikasi singkat melalui chat WA pribadi Kades
menjelaskan, ” Kalau aku cuma menekennya, tidak ada usulku itu,” Ungkap Kades.

Menindaklajuti kesimpangsiuran informasi yang menjadi bahan perbincangan para warga Desa yakni, menurut penjelasan Aparatur Desa 7 paket BLT milik masyarakat sudah dikembalikan ke kas Desa dan ada juga menyebut bahwa uang BLT itu dikembalikan ke Negara.

Dari kesimpangsiuran informasi yang diterima, tanggapan beberapa warga terkait kebijakan penyaluran BLT tidak tepat sasaran dan terkesan kepentingan pribadi. Kejanggalan penyaluran BLT diduga tidak tepat sasaran alias main mata dilingkungan dusun II, Desa Aek Garut .

Menurut keterangan kesimpangsiuran penyaluran BLT yang penuh derama, Kades Desa Aek Garut tidak bertanggungjawab atas penyaluran BLT yang di duga kepentingan pribadi aparatur Desa

Mewakili warga HS (48) meminta agar kasus penuh derama ini ditindaklanjuti oleh Dispektorat Tapteng. Ia juga berharap agar oknum yang bermain mata ditindak dengan tegas, agar kedepan aparatur desa tidak semena-mena dalam mengambil keputusan.

“Saya mewakili warga berharap agar Dispektorat mengungkap kebobrokan yang terjadi di Pemerintahan Desa Aek Garut. Selain dari kasus ini kita berharap kepada Dispektorat, audit semua penggunaan anggaran Dana Desa Aek Garut,” Tutupnya

(Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Barak Diduga Tempat Konsumsi Sabu Yang Viral di Medsos Digerebek, Satresnarkoba Polres Karo Bakar Lokasi

Berastagi - Berawal dari informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keberadaan barak narkoba di wilayah Berastagi, Satuan Reserse Narkoba Polres Karo bergerak...

Tiorita Surbakti Resmi Terima SK Plt Bupati Langkat, Gubernur Bobby Nasution Tekankan ASN Harus Layani Masyarakat

MEDAN – Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat. SK tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur...

Tim Opsnal Polres Tapteng Tindak Pengedar Sabu di Dua Tempat Berbeda

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil meringkus dua pria yang diduga kuat sebagai...

Batalyon Parako 463 Pasgat Sukses Menggelar Liga Topskor Zona Medan dan Zona Simalungun Season 2026

Medan - Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat, Letkol Pas Jhon Herriansyah Siregar, sukses menggelar Liga TopSkor Zona Medan dan Zona Simalungun Season 2026 yang...

Polsek Simpang Empat Mediasi Tawuran Pelajar, Dua Desa Sepakat Berdamai

Karo – Upaya penyelesaian secara persuasif dilakukan Polsek Simpang Empat terhadap kasus tawuran yang melibatkan remaja dan pelajar dari Desa Lingga dan Desa Nangbelawan,...