Pemkab Asahan Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program Tiga Juta Rumah 2025

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan evaluasi pelaksanaan Program Nasional Tiga Juta Rumah, yang menjadi prioritas strategis pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, 4 November 2025.

Rakornas yang berlangsung melalui Zoom Meeting itu diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia — mulai dari gubernur, bupati hingga wali kota. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional menjelang tahun 2026.

Di Kabupaten Asahan, pelaksanaan rakor dipusatkan di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, dengan dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri RI menekankan perlunya langkah cepat dan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok. Ia meminta kepala daerah untuk memperkuat cadangan logistik, mengoptimalkan operasi pasar terpadu, serta memperluas jangkauan distribusi pangan agar inflasi tetap terkendali.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI menyoroti pentingnya penggunaan data statistik yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar dalam menentukan kebijakan pengendalian inflasi. Di sisi lain, Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Bappenas menegaskan bahwa ketahanan pangan dan produktivitas sektor pertanian menjadi fondasi utama dalam menjaga kestabilan ekonomi sekaligus mendukung keberhasilan program perumahan rakyat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan nasional dalam pengendalian inflasi dan percepatan pembangunan perumahan bagi masyarakat. Pemkab Asahan juga berupaya memperkuat koordinasi lintas sektor serta menggandeng pelaku usaha dan lembaga pangan dalam memastikan kebijakan ekonomi daerah berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Rakornas ini berlangsung tertib dan produktif, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan stabilitas ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan di seluruh Indonesia. (As)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...