Partangiangan Bolon Bersama di Hiasi Gondang Sabagunan Doakan Tapteng Jauh Dari Marabahaya

Tapanuli Tengah | Adam Dewi (Neracanews) – Partangiangan Bolon atau Doa Bersama yang di hiasi Gondang Sabagunan tuai Doa keselamatan bagi Bumi Tapanuli Tengah jauh dari marah bahaya serta terhindar dari segala cobaan di kemudian hari.

Panjatan doa bagi keselamatan bumi Tapteng bergema dari berbagai tamu undangan yang hadir di acara Partangiangan Bolon dilaksanakan pada Sabtu, (20/12/25).

Dari berbagai susunan acara Partangiangan Bolon/Doa Bersama dan dihibur dengan Gondang Sabangunan tampak, kesatuan pinopar Op Raja Uti (Raja Batak) dari berbagai daerah menjadi kekuatan tersendiri suksesnya kegiatan doa bersama ini dilaksanakan.

Kesempurnaan kegiatan ini juga dihiasi keberagaman agama yang menjadi titik makna tersendiri. Kemeriahan kegiatan ini memancarkan ikatan persaudaraan yang kental walau berbeda agama.

Diawali dari ritual yang terlaksana, acara somba atau mattonggo kepada Opung Mula Jadi Nabolon yang dilaksanakan di Sopo Godang Op Raja Uti, Desa Lobu Tua, Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) berjalan sesuai harapan.

Walau sedikit memiliki problem, tetapi momen itu cepat berlalu didasari ikatan keluarga atau masih satu rumpun keturuan Op Raja Uti. Diketahui, acara Partangiangan Bolon di hadiri dari para pinopar Op Raja Uti dari berbagai daerah. Namun, kesepakatan terjalin atas musyawarah yang bertujuan untuk kepentingan bersama.

Menurut informasi, acara ritual martonggo atau Partangiangan Bolon berisi makna, berkumpul memanjatkan doa kepada sesuatu yang dianggap bisa mendapatkan keselamatan, kesehatan, dan terhindar dari marah bahaya dan mendoakan sesuatu yang dianggap penting.

Tradisi ini diketahui sudah berjalan sebelum masuknya agama di Tanah Batak, dan sampai kini kegiatan martonggo atau Partangiangan Bolon adalah acara sakral dalam suku Batak.

Seperti yang dilaksanakan baru baru ini
di Kecamatan Andam Dewi, acara ritual martonggo bertujuan meminta berkat kepada opung Mula Jadi Na Bolo (Tuhan Maha Besar) agar campur tangan dalam keselamatan Tapanuli Tengah.

Ritual sesuai dari susunan acara panitia, kegiatan Partangiangan Bolon yang digelar dari Jam 10:00 Wib diawali memohon doa (Martonggo) kelancaran kegiatan tersebut, berlanjut memohon doa (Pangurupion) kepada Opung Mula Jadi Nabolon Bolon melalui Op Raja Uti.

Tampak, ritual martonggo yang di ikuti pinopar opung Raja Uti yang dipimpin aliran kepercayaan terdahulu (Parmalim), insak tangis memohon keselamatan atas bencana yang menimpa pada 25 November 2025 lalu agar, Tuhan Yang Maha Kuasa campur tangan memberikan pemberkatan, agar musibah ini berakhir didalam sukacita.

Di penghujung doa, permohonan tulus kepada Opung Mula Jadi Na Bolon agar terlepas dari Bencana alam Tapteng bergema dari berbagai tamu dari luar daerah.

Diwaktu yang berbeda, Sanggam Panggabean selaku Penanggung Jawab kegiatan menuturkan, kegiatan ini kita lakukan untuk meminta pengampunan dari Yang Maha Kuasa melalui Op Raja Uti.

“Partangiangan Bolon/ Doa Bersama di Hiasi Gondang Sabagunan sudah sempat pakum 5 Tahun terakhir. Menurut Op sijolo-jolo Tubu, ritual ini sangat sakral dan butuh digelar meminta pengampunan atas musibah yang di alami kampung kita,” Tutur Penanggungjawab Kegiatan H Sanggam Panggabean.

Tambanya, kami bersama Panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang terlibat dan ikut memberikan perhatiannya demi suksesnya kegiatan ini.

“Semoga kesuksesan kegiatan hari ini menjadi kesuksesan kita bersama,” Ucapnya.

(Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...

Sembunyikan Sabu di Lubang Kebun Sawit, Pengedar di Inhu Digulung Polsek Kelayang

INHU – Polsek Kelayang menggulung seorang pengedar narkotika jenis sabu di Desa Kelayang, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (3/8/2026) malam. Untuk...