KPK Observasi Kabupaten Asahan sebagai Calon Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, pimpinan DPRD Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, perwakilan Dandim 0208 Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Sekretaris Daerah Zainal Arifin Sinaga, para asisten Setdakab Asahan, staf ahli bupati, pimpinan OPD, para camat se-Kabupaten Asahan, serta unsur Forkala Asahan. Dari pihak KPK hadir Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat pada Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK yang juga Ketua Tim Observasi Program Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi, Friesmount Wongso, bersama rombongan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada KPK yang telah menjadikan Kabupaten Asahan sebagai salah satu calon daerah percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi tahun 2026.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Asahan serius melakukan berbagai terobosan dalam pencegahan korupsi, terutama di sektor pelayanan publik, seperti pembangunan Mall Pelayanan Publik dan penerapan sistem pengelolaan pajak secara online.

Sementara itu, Friesmount Wongso menjelaskan bahwa Kabupaten Asahan merupakan satu dari enam daerah di Indonesia yang dinominasikan sebagai calon kabupaten/kota percontohan anti korupsi. Program tersebut bertujuan membangun budaya antikorupsi serta memperkuat tata kelola pemerintahan dari tingkat desa hingga kabupaten/kota.

Ia menyebutkan beberapa indikator penilaian dalam program tersebut, di antaranya Monitoring Center for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), kepatuhan pelayanan publik, maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Zainal Arifin Sinaga, dalam paparannya menyampaikan bahwa berbagai komponen telah dipersiapkan, meliputi tata kelola pemerintahan, kualitas pengawasan, peningkatan pelayanan publik, budaya kerja antikorupsi, serta peningkatan peran masyarakat dan kearifan lokal.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara tim KPK dan para peserta terkait pedoman, komponen, serta indikator evaluasi program Kabupaten/Kota Anti Korupsi. Setelah itu, tim KPK melakukan peninjauan lapangan ke beberapa instansi pelayanan publik, di antaranya RSUD H. Abdul Manan Simatupang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...