Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Kasi Pelayanan Desa Tegal Sari Mengaku Tidak Ada Diancam Kepala Desa untuk Mengundurkan Diri

Neracanews | Mandailing Natal – TY, yang merupakan Kasi Pelayanan Desa Tegal Sari, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dihadirkan oleh Aparat Pemerintahan Desa Tegal Sari untuk menanyakan perihal pemberitaan disalah satu media online dengan Headline “Kepala Desa Tegal Sari Ancam Kaur Desa Untuk Mengundurkan diri” Pada Kamis(11/01/2023) di Kantor Desa Tegal Sari tampak dihadiri oleh Sekdes Iman Saputra, Ketua RT Ngulon (RT 02) Ribut, Ketua RT Ngetan (RT 01) Tabah Susanto, Kaur Desa Hayati, Ayulisma, Azis, finaldo serta Pemuda dan Masyarakat lainnya seperti Asiato, Rusmadalik, Zulaimin, Andok, Solikin

Dihadapan para perangkat desa tersebut termasuk Ketua RT, Tokoh Masyarakat,Pemuda dan juga Kepala Desa serta yang lainnya, “TY” mengaku tidak ada ancaman yang dilontarkan oleh Kepala Desa Tegal Sari Rizal Efendi, S.Kep, NS terhadap dirinya baik secara langsung maupun via aplikasi WhatsApp.
TY yang merupakan Kasi Pelayanan ini juga tidak mengerti kok jadi bahan pemberitaan di Media online?

Pada kesempatan tersebut, TY juga meminta maaf karena melakukan pemblokiran nomor kontak terhadap salah satu rekan media yang ingin mengkonfirmasi untuk keberimbangan pemberitaan.

“Saya minta maaf, semalam saya kurang enak badan dan istirahat dengan cepat, makanya tidak menanggapi konfirmasi orang bapak,” ucapnya pada awak media Liputanone.com yang saat itu hadir bersama jurnalis Snipernews.id untuk mendengar langsung keterangan dari TY.

Kemudian TY menambahkan,
“Saya terkejut mendapat WA dari pak Kades dan perihal ini saya sampaikan sama saudara saya yang di Kampung Sawah. Saya tidak tahu darimana dapat media online info tersebut,” pungkasnya dihadapan para RT dan warga lainnya.

Sementara ditempat yang sama, Kepala Desa Tegal Sari, Rizal Efendi, S.Kep, N.S menyampaikan,
“Bapak-bapak sekalian yang hadir sudah mendengar langsung pengakuan beliau. Dan kita hanya mencoba memberi saran kepadanya untuk mengundurkan diri agar tidak ada keresahan warga. Tiba-tiba kita sudah diberitakan dan persoalan ini pun sudah sampai ke Kecamatan.
urusan rumah tangga desa dibawa keluar sampai ke kecamatan itu yang membuat saya sangat malu pada pak camat dan tiba tiba ibuk ini sudah didampingi oleh BPD. Seperti mencari tameng atau perlindungan padahal masalah ini bisa nya diselesaikan di desa tidak perlu dengan media, ucapnya

Kemudian Rizal menambahkan,
“Bapak Camat Natal juga sudah mendudukkan kami bersama, memberi arahan serta petunjuk dan saya kira semuanya sudah terang, dan mungkin ibu TY juga mengerti”, pungkas Rizal kepada perangkat desa dan para RT yang hadir saat itu.

Dari Pantauan awak media, Banyak Masyarakat yang tidak setuju TY menjadi Kasi Pelayanan, ini tampak dari para RT dan Tokoh Masyarakat sangat menyarankan agar “TY” mengundurkan diri namun TY hanya menjawab “Saya Pikir-pikir dulu. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...