Emak-Emak Desak BPD dan Pemerintah Desa Serta Penegak Hukum Tangkap Oknum Pengedar Narkoba

Neracanews | Mandailing Natal – Emak – emak (Ibu-ibu red) yang tergabung dalam Wirid Yasin Desa Batahan I mendesak Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) dan Pemerintah Desa serta Penegak hukum (Polisi) untuk melakukan penyisiran kegiatan maksiat terutama Narkoba yang dinilai sudah merajalela di desa Batahan I yang sudah banyak menelan korban terutama generasi dan juga berefek kepada kenakalan dan tindakan pidana lainnya seperti pencurian. Hal itu disampaikannya di depan Sekretariat Desa Batahan I, Sabtu (30/07/2022) sore.

Desakan orasi damai didampingi oleh Ketua BPD (H. Ramadhan A M Siregar) yang juga langsung membacakan isi desakan emak – emak tersebut yang di sebelahnya turut hadir Wakil ketua BPD Najamuddin dan anggota BPD (Seri Maulida) serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa ( LPM Des ) M Ali Siregar.

Karmila Batubara yang mewakili emak – emak dengan lantang menyampaikan, Tolong kami bapak dan ibu, anak kami sudah banyak korban di desa Batahan I ini. Kami tidak berdaya.

Pemerintah dan BPD serta LPM desa kami sudah berbuat maksimal dgn himbauan lisan serta tulisan juga mengundang dan mendatangi masyarakat yang dianggap bisa membantu upaya agar Narkoba dan judi serta penyakit masyarakat lainnya termasuk pencurian tidak ada lagi di desa Batahan I khusus nya umumnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.

Kami minta dari lima (5) desakan kami itu yang paling kami prioritaskan.

Pada kesempatan itu Ibu ketua Tim Penggerak PKK desa Batahan I Lelitriana, S Pd didampingi kepala desa dan perangkat desa menyambut baik aspirasi desakan emak – emak tersebut katanya ” Kita akan lebih maksimal lagi mendorong agar harapan ibu – ibu tercapai dengan tidak adanya lagi Narkoba, judi dan penyakit masyarakat lainnya didesa Batahan I

Sebetulnya pemerintah Desa dan BPD sudah sangat maksimal menekan sesuai harapan kita ibu – ibu yang kita ketahui sudah mengorbankan anak – anak kita yaitu dengan lahir nya peraturan desa terkait itu yang sangsi akhirnya oknum yang sudah dilakukan pembinaan oleh pemerintah dan BPD dengan tahapan peringatan lisan, peringatan tulisan serta pembinaan langsung maka sangsinya disuruh meninggalkan kampung atau desa Batahan I.

Kami yakin dengan kehadiran kita ibu-ibu yang mendesak pemerintah serta BPD dan LPM agar mendorong Polisi bertindak cepat, kita yakin Narkoba, Judi, Pencurian dan penyakit masyarakat lainya tidak ada lagi sesuai dengan peraturan desa yang sudah ada serta peraturan lain tidak dilanggar oleh seluruh masyarakat desa Batahan I khususnya.

Saya minta perwakilan ibu – ibu 5 orang untuk mendampingi kita Pemerintah Desa, BPD dan LPM untuk mendesak Penegak hukum tentu dengan jenjang dari tingkat kecamatan dahulu yaitu melalui Bapak Camat untuk bersama dengan Danramil – 20 Batahan mendampingi kita menemui Bapak Kapolsek.

Ibu – ibu harap bersabar dan tenang dengan berjalannya proses lambat tapi minggigit itu lebih baik dari pada cepat tapi menggising.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Batahan I melalui media ini berharap kepada yang terhormat Bapak Bupati dan Ibu wakil Bupati melalui Bapak Camat serta Bapak Kapolres melalui Bapak Kapolsek kami mohon agar harapan kami ibu – ibu terkabulkan, terlebih Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang Jargonnya Madina Bersyukur Madina Berbenah, papar ketua Tim Penggerak PKK.

Setelah mendapat jawaban yang santun dan damai dari ketua BPD, Kepala Desa dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, ibu-ibu bubar dengan tertib atas arahan ketua BPD ibu – ibu pulang kerumah masing – masing untuk Sholat Magrib. (Hem Surbakti)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...