Diduga Kasih Rembang Pati 86, Salah Satu Tangkapan Satres Narkoba Polres Langkat di Lepaskan

Terkait dengan penangkapan tiga sekawan pelaku tindak pidana narkotika yang merupakan warga Kecamatan Wampu dengan barang bukti Sabu-sabu seberat 0,66gram oleh Satres Narkoba Polres Langkat menimbulkan tanda-tanya. Sabtu (14/05/22)

Mengapa demikian, sebab berdasarkan Pasal 54 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 04 Tahun 2010 tentang Penempatan Penyalahgunaan, Korban Penyalahgunaan Dan Pecandu Narkotika Ke Dalam Lembaga Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial.

Menurut UU narkotika ada dua kriteria yang dapat direhabilitasi yakni pengguna dan penyalah guna. Dan dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2010 juga mengatur hal tersebut. Jadi apabila barang buktinya di bawah 1 gram dan terbukti pengguna tersebut bukan seorang pengedar maka wajib dilakukan rehabilitasi.

Namun, dalam kasus ini hanya satu pelaku saja yaitu RMD yang menjalani Rehabilitasi sedangkan dua lainnya yaitu BL dan IA harus mendekam disel Tahanan Polres Langkat.

Bahkan diduga bukan kali ini saja Sat Narkoba Polres Langkat menjadikan para pelaku narkoba menjalani rehabilitas yang disinyalir akal-akalan saja. Seperti penangkapan yang terjadi beberapa waktu lalu ketika Sat Narkoba Polres Langkat menggelar kegiatan Grebek Kampung Narkoba (GKN) bersama dengan beberapa instansi terkait di Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat pada Februari 2022 Lalu.

Dari kegiatan tersebut diamankan pelaku sebanyak 10 orang tersangka dan 6 orang dari mereka Positif Narkoba, namun Masyarakat merasa kecewa dengan kembali keluarnya para tersangka tersebut setelah beberapa hari ditahan.

Seorang warga yang merahasiakan identitasnya menyebutkan bahwa, selang beberapa hari penggerebekan tersebut beberapa pelaku terlihat sudah berada dirumah dan tidak berada di sel tahanan.

” waktu itu, orang itu ketangkap waktu digrebek sama polisi, tapi ada 3 hari besoknya kok dia udah dirumah. ” ujarnya.

Dijelaskan warga juga bahwa setelah beberapa pasca penangkapan pelaku didapati berada dirumah, namun keesokan harinya mereka tidak terlihat lagi hingga hari ini.

Sehingga hal tersebut yang membuat warga mempertanyakan kinerja Sat Narkoba Polres Langkat dalam menjalani tugasnya membasmi Narkoba di negri bertuah ini.

Memang, selama kurang lebih 14 bulan AKP Kusnadi SH menjabat Kasat Narkoba Polres Langkat sebanyak puluhan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba berhasil diringkus, namun dari puluhan orang tersebut hampir rata-rata merupakan pemakai serta kurir, dan hanya sedikit Bandar narkoba yang diringkusnya.

Namun hal yang disayangkan terjadi adalah sejak pertama menjabat Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Kusnadi SH sama sekali tidak pernah menjawab konfirmasi dari awak media melalui via Whatsapp maupun via telepon.

Bahkan hingga berita ini diterbitkan Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Kusnadi SH, memilih bungkam seribu bahasa dengan tidak membalas maupun mengangkat telepon awak media.(021)

Sumber : wartawan indocyber.com

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...