Baru 20 Persen Anak Nikmati PAUD di Kecamatan Berampu, Bunda PAUD Dairi: Perlu Dukungan Orang Tua

DAIRI – Disadari atau tidak, keberhasilan upaya mengoptimalkan perkembangan anak tidak hanya dilihat dari sisi lembaga yang menyelenggarakan pendidikan anak usia dini (PAUD) tersebut, namun perlu didukung sepenuhnya oleh kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendidikan awal bagi anak usia dini.

Demikian disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu boru Simarmata usai mendengar laporan dari Camat Berampu Ramadhani Berampu saat pelepasan gabungan PAUD dan TK se-Kecamatan Berampu di Aula Kantor Camat Berampu, Senin (19/6/2023).

Camat Berampu saat itu menjelaskan bahwa dari sekitar 500 anak usia PAUD di Kecamatan Berampu, baru sekitar 100 orang anak yang menikmati pendidikan di tingkat PAUD.

“Dari 500 anak usia PAUD di kecamatan ini, baru sekitar 100 orang yang mendapat pembelajaran di tingkat PAUD. Ini artinya baru 20 persen anak mendapat pendidikan PAUD ini. Untuk itu kami meminta, kesadaran dan peran bapak ibu orang tua untuk memberi kesempatan yang sama seperti anak yang akan menjalani pelepasan hari ini,” kata Ramadhani.

Menanggapi hal tersebut Romy Mariani menegaskan perlunya keterlibatan orang tua terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini. Faktor pendukung kesadaran orang tua dan dukungan dari masyarakat sekitar ini menjadi langkah penting dalam mencapai yang memiliki generasi Kabupaten Dairi yang baik dan unggul.

“Pendidikan PAUD sangat berperan bagi pembangunan manusia kedepan. PAUD adalah investasi bagi perwujudan manusia Indonesia yang berakhlak mulia, berkarakter, produktif, dan berdaya saing. Inilah strategi pengembangan SDM yang berkualitas karena perkembangan anak yang diperoleh pada usia dini sangat mempengaruhi perkembangan pada tahap berikutnya,” katanya.

Namun, kata Romy Mariani lagi, memberikan pendidikan pada saat usia dini sebagai masa keemasan (red ;Golden Age) juga harus memperhatikan faktor-faktor pendukung lainnya. Di masa transisi PAUD menuju Sekolah Dasar (SD), kata Romy, harus disajikan lebih menyenangkan. Konsep yang mengharuskan bahwa trsansisi PAUD ke SD harus sudah mengerti baca tulis dan berhitung (Calistung) adalah konsep pemahaman yang keliru.

“Karena pendidikan usia dini merupakan pendidikan yang penting bagi perkembangan berikutnya, maka pembelajaran yang diberikan kepada anak adalah pendidikan yang menyenangkan, bermain yang berkualitas dan bermanfaat. Kiranya, anak-anak yang dilepas hari ini, menjadi generasi yang membanggakan. Saya berpesan, anak-anak kita juga harus dibekali dengan pondasi nilai agama dan budi pekerti, bertata bahasa dan bersosialisasi yang baik,” katanya mengakhiri.

Hadir dalam pelepasan gabungan yang terdiri PAUD Karing, PAUD An-Nur Pasi, PAUD Kasih Banjar Toba, dan TK, YBTI Berampu ini, unsur Forkopimca, Babinsa, M.Manik, Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Merlin Sitanggang, Bunda PAUD Kecamatan, Maria Sihombing, para kepala desa dan bunda PAUD dari 4 desa, guru dan tutor PAUD, dan orangtua. (As)

NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Kadin Taput Ikut Audiensi Gubernur Sumut, Proyek Strategis Terbuka, Peluang Kerja Sama Disiapkan

Taput (Neracanews) | Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tapanuli Utara turut hadir dalam audiensi Kadin se-Sumatera Utara dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution....

Sinergi Antar Instansi, Razia Insidentil Rutan Kelas IIB Tarutung Berjalan Aman dan Tertib

Taput (Neracanews) | Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung terus memperkuat pengamanan dengan menggelar razia insidentil secara menyeluruh di blok dan kamar hunian...

Program SIDAYA, Lansia Desa Sitompul Buktikan Senja Tetap Bisa Berkarya, Mula Sitompul Semoga ini Menginspirasi

Taput (Neracanews) - Kebahagiaan dan kebanggaan menyelimuti Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 29 lansia resmi mengikuti Wisuda Lansia Tangguh, sebagai bukti...

Bupati Karo Mengadakan Ibadah Oikumene bagi ASN dan Non-ASN Pemkab Karo

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengadakan Ibadah Oikumene bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN yang...

Tinjau Pembangunan Puskesmas Glugur Darat, Rico Waas Targetkan Rampung Desember

Medan | Wali Kota Medan Rico Waas meninjau pembangunan Puskesmas Glugur Darat di Jalan Pendidikan, Kecamatan Medan Timur, Kamis (24/9/2026). Di lokasi, bangunan lama...