Assessment Awal, LPKA Palu Lakukan Admisi Orientasi dan Rekomendasi Program Pembinaan bagi Tahanan Anak Baru

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu lakukan kegiatan Admisi Orientasi dan rekomendasi Program Pembinaan bagi tahanan anak baru, Jum’at (21/06/24) sore.

Bertempat di ruang Klasifikasi, Kasubsi Penilaian dan Klasifikasi, Andi Hermawan bersama staf Priskayanti, turut melakukan asesmen awal untuk mengetahui minat, bakat dan potensi anak binaan untuk mengikuti Program Pembinaan yang ada di LPKA Palu.

Andi Hermawan mengatakan dari program awal ini dilakukan juga serangkaian asesmen untuk penentuan program pembinaan yang tepat, baik itu Pembinaan Kepribadian maupun Kemandirian.

“Asesmen awal ini juga mengetahui latar belakang keahlian yang dimiliki masing-masing anak binaan. Hal ini agar mereka bisa mengikuti program yang ada baik dari program pendidikan, keterampilan maupun kepribadian,” jelas Andi.

Adapun program pembinaan yang ada di LPKA Palu meliputi: program Keagamaan, Pendidikan formal dan nonformal, Keterampilan, Perikanan, Perkebunan, Kepramukaan, Olahraga dan seni, serta menjadi kader kesehatan dalam program kesehatan klinik ceria.

LPKA Kelas II Palu merupakan unit pelaksana teknis di bawah Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, yang warga binaannya adalah anak-anak berhadapan dengan hukum. LPKA Palu memiliki program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi seluruh anak binaannya.

Menurut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, dengan adanya program pembinaan yang dilakukan bisa membuat anak binaan menunjukkan penurunan tingkat resiko tindak pidana kembali dengan berkelakukan baik juga bisa sebagai agen moral kebaikan saat telah bebas kembali ke bersama keluarga dan masyarakat.

“Berikan penanaman dan perbaikan moral dengan mendekatkan diri kepada sang pencipta, serta bekali dengan keahlian yang dapat berguna bagi masa depannya,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Polres Taput Ultimatum Tambang Siarang-arang, Berhenti atau Dipidana Berat

Taput (Neracanews) — Ekspos media terkait aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal di Dusun Siarang-arang, Desa Hutabarat Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli...

Jelang Pesta Demokrasi Konferensi PWI Sumut, Panitia Gelar Rapat Persiapan

Medan - Menjelang pesta demokrasi konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, pengurus menggelar rapat persiapan sekaligus penetapan susunan pengurus kepanitiaan di kantor PWI Sumut...

Cabjari Madina di Natal Gelar JMS 2026, Sosialisasikan Tugas Pokok dan Fungsi Kejaksaan kepada Pelajar Pantai Barat

Neracanews | Mandailing Natal - Cabang Kejaksaan Negeri Mandailing Natal di Natal menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah / JMS Tahun 2026 dengan...

Pasca Bencana Adiankoting Relokasi Lambat, Alokasi Huntap Dipertanyakan, Uang Rp 250 Juta Menko Polkam Dibagi ke Kades, Sisa Disimpan

Taput (Neracanews) - Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara menelan puluhan korban jiwa, meluluhlantakkan ratusan rumah warga, serta...

Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengoptimalkan daerah irigasi yang belum produktif untuk meningkatkan luas lahan pertanian yang dikelola masyarakat. Pada...