Kanit Reskrim Polsek Percut Bantah Ada Permintaan Uang Kepada Tersangka Terlapor Penipuan dan Penggelapan

Neracanews | Medan – Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu B angkat bicara perihal tudingan yang menyebut dirinya memintai sejumlah uang dari selebgram berinisial D, yang merupakan terlapor dalam kasus arisan online.

Iptu B menampik tudingan itu dan menyebut jika selebgram berinisial D yang sekarang sudah menjadi tersangka tersebut merupakan keluarga sepupu kandung istrinya.

“Insyallah endak bener saya minta duit sama si D walaupun dia keluarga sepupu kandung istri saya, itu Fitnah, tapi hukum saya tegakkan. Yang hanya bisa saya bantu hanya tidak ditahan, tapi kita buat wajib lapor dan berkas tetap jalan,” ujarnya, Minggu (3/7/22) malam.

Mengenai chat D minta tolong kepadanya untuk ketemu, Bambang mengakui secara keluarga memang dia akhirnya menemuinya.

“Untuk membicarakan kasusnya dia (D) secara keluarga, saya jumpai lah. Lebih kurang dari 1 jam saya ketemu sama dia, dalam hal pembicaraan tetang hasil gelar perkara,” katanya.

Dari hasil gelar itu, sebut Iptu B, hanya membahas untuk menghadirkan saksi ahli. Sepulang dari situ, Iptu B mengatakan Dinda beberapa kali mengirimkan chat kepadanya.

“Namun hanya saya balas penuhi aja. Maksudnya itu, penuhi (saksi ahlinya agar dicari sendiri dan dihadirkan ke polsek). Itu aja,” sebutnya.

Terkait laporan yang akan dibuat D dan kliennya di Propam Polda Sumut, Senin (4/7/22) besok, Iptu B mempersilahkannya.

“Oh ya. Namanya setiap ada masyarakat yang mau mengadukan tindak tanduk polisi yang melanggar itu kan emang jalannya. Tapi nanti biar lah Propam yang memeriksa kami terkait dugaan-dugaan itu,” pungkasnya.

Lanjut Kanit, Sebelumnya saya juga sudah di laporkan oleh pelapor “C” terkait kedekatan saya dengan D sebagai keluarga sepupu kandung dari istri, sehingga katanya perkara “C”yang melaporkan D jalan di tempat, namun saya sudah diperiksa oleh wasidik dan kenapa baru sekarang di permasalahan dugaan saya meras D, kenapa waktu bulan Januari yang lalu mereka melaporkan kan jika mereka merasa ada dugaan pemerasan

Diketahui, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu B dituding memeras terlapor yang merupakan selebgram berinisial D. Kepada wanita berparas cantik yang dilaporkan dalam kasus arisan online itu, Iptu B disebutkan meminta uang sebesar Rp10 juta.

Permintaan uang itu disinyalir agar kasus yang dilaporkan oleh C terhadap D dalam kasus dugaan arisan online, tidak dilanjutkan ke penyidikan. (021)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Asahan Raih Kategori Istimewa dengan Nilai 97,30 Persen pada Penilaian Kabupaten/Kota Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan berhasil meraih kategori Istimewa dengan nilai 97,30 persen dalam Penilaian Percontohan Kabupaten/Kota Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026. Hasil...

Asahan Jalani Penilaian Akhir Kabupaten Percontohan Antikorupsi Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menjalani penilaian akhir sebagai Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tim...

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Menurun, Pemprov Tangani Ratusan Kasus

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan,...

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan pada Jambore Kader PKK Sumut 2026

Medan - TP-PKK Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meraih dua penghargaan dalam Jambore Kader TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang berlangsung di...

Keberatan Kades Simamora Hasibuan, Seleksi Perangkat Desa Diduga Ada Intervensi dan Permintaan Uang

Taput (Neracanews) - Kisruh proses seleksi perangkat Desa Simamora Hasibuan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, hingga kini belum menemukan titik terang. Seleksi dilaksanakan pada...