INHU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dilakukan dengan dua ikhtiar. Selain pemadaman teknis, jajaran pimpinan TNI-Polri juga menggelar ikhtiar spiritual di lokasi kebakaran.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo turun langsung ke titik api, Rabu (16/9/2026).
Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WIB setelah menyeberangi sungai menggunakan perahu pompong tradisional.
Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Aiptu Misran, S.H. mengatakan, kunjungan ini untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan terpadu.
“Kapolda dan Pangdam meninjau langsung kondisi lapangan, menerima paparan teknis pemadaman dari Polres Inhu, BPBD, dan Manggala Agni, lalu dilanjutkan dengan Salat Istisqa di tengah medan kebakaran untuk memohon diturunkannya hujan,” ujar Misran.
Sekitar pukul 13.40 WIB, Kapolda, Pangdam dan seluruh rombongan melaksanakan Salat Istisqa di area lahan terdampak yang masih menyisakan bara. Doa bersama dipanjatkan agar proses pendinginan lahan seluas 20 hektare berjalan lancar dan hujan segera turun.
Sebelum salat, rombongan menerima paparan teknis dari Kabag Ops Polres Inhu bersama BPBD Riau dan Manggala Agni. Paparan berisi strategi pemadaman, pemetaan sekat lahan, dan pengerahan alat berat untuk membuat sekat bakar.
Usai salat, Kapolda dan Pangdam menggelar konferensi pers terkait langkah strategis pencegahan meluasnya titik api di wilayah Inhu.
Kegiatan ini dihadiri lengkap unsur Forkopimda. Turut hadir Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, Sekda Inhu Zulfahmi Adrian, Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI M. Syech Ismed, serta Pejabat Utama Polda Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Seluruh rangkaian peninjauan berakhir pukul 14.54 WIB. Rombongan bertolak kembali menuju helipad Desa Kuala Cenaku dan terbang menuju Pekanbaru sekitar pukul 15.20 WIB dalam situasi aman dan terkendali.
Langkah Kapolda-Pangdam turun langsung ke titik api dan menggelar Salat Istisqa di tengah lahan gambut Pulau Jumat menjadi simbol bahwa penanganan Karhutla di Inhu dilakukan dengan kekuatan penuh, teknis dan doa. (Benny MS)




