TAPANULI UTARA (Neracanews) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2026. Pertemuan dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., dan dihadiri oleh para pejabat serta Kepala Unit di lingkungan rumah sakit, Jumat (7/8/2026).
Rapat ini menjadi momentum penting untuk meninjau kembali pelaksanaan kinerja, sekaligus membahas berbagai hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan demi kualitas pelayanan yang lebih optimal.
Dalam arahannya, Direktur RSUD Tarutung menegaskan pentingnya terus melakukan pembenahan, menghadirkan terobosan, dan berinovasi. Ia menekankan agar institusi tidak berjalan di tempat, melainkan terus bergerak maju menuju perubahan yang lebih baik.
“RSUD Tarutung harus punya terobosan dan inovasi. Jangan hanya diam di tempat. Kita harus terus bergerak dan berubah ke arah yang lebih baik,” tegas dr. Bobby.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa setiap permasalahan yang muncul tidak boleh hanya dicatat atau ditampung tanpa ada penyelesaian. Masalah harus segera ditindaklanjuti hingga ditemukan solusinya.
“Jangan biarkan masalah hanya jadi catatan belaka. Harus segera diselesaikan. Jangan ditampung tanpa hasil akhir; setiap kendala wajib kita cari jalan keluarnya,” tandasnya.
Selain itu, dr. Bobby menekankan pentingnya koordinasi dan semangat kebersamaan antar bagian maupun unit. Menurutnya, keberhasilan pelayanan adalah tanggung jawab bersama, sehingga seluruh elemen di rumah sakit harus saling mendukung dan saling membantu.
“Ke depannya harus terjalin koordinasi dan gotong royong yang erat. Kita adalah satu keluarga besar di RSUD Tarutung. Mari bekerja sama, saling dukung, dan bantu-membantu demi pelayanan terbaik,” pungkasnya.
Melalui rapat evaluasi ini, diharapkan seluruh jajaran pimpinan semakin mempererat kerja sama, mempercepat penanganan masalah, serta melahirkan inovasi demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkualitas bagi masyarakat. (Henry)



