Menuju Reclaiming, Koperasi Sikap Mandiri Pasang Spanduk di Tapal Batas Lahan Plasma

Neracanews | – Tak ingin polemik lahan kebun plasma berlarut-larut, Pengurus Koperasi Sikap Mandiri Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal memasang spanduk bertuliskan _“LAHAN INI MILIK KOPERASI SIKAP MANDIRI SELUAS 1000 HEKTAR”_ di tapal batas, Sabtu (27/6/2026).

Pemasangan spanduk dilakukan pengurus dan anggota koperasi tepat di perbatasan Kebun Inti PT Perkebunan Sumatera Utara [PT PSU] dengan lahan kebun plasma yang berbatasan langsung.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Koperasi Sikap Mandiri Simpang Gambir memiliki lahan seluas 1.000 hektare. Empat belas tahun lalu koperasi bersepakat dengan PT PSU sebagai “bapak angkat” untuk mengelola lahan tersebut menjadi Kebun Plasma milik koperasi. Kesepakatan itu telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding [MoU]

Namun, setelah 14 tahun berjalan, PT PSU dinilai tidak serius melakukan penanaman komoditas kelapa sawit di lahan tersebut. Karena itu, Pengurus Koperasi Sikap Mandiri Simpang Gambir menyatakan akan melakukan _reclaiming_ atau penguasaan kembali atas lahan seluas 1.000 hektare tersebut.

Ir. Ali Mutiara Rangkuti, M.M., Ketua Dewan Pengawas Koperasi Sikap Mandiri, mengatakan anggota koperasi sangat kecewa.

“Saat ini anggota koperasi sangat kecewa karena 14 tahun setelah MoU Plasma, lahan tidak ditanami dengan sempurna. Seharusnya koperasi telah dapat membagikan SHP kepada anggota,” ungkapnya kepada media, Sabtu (27/6/2026) siang.

Ia menilai PT PSU sebagai bapak angkat telah cidera janji.
“14 tahun bukan waktu singkat dan seharusnya anggota telah menikmati hasil seperti koperasi plasma yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Sikap Mandiri, Alfian, menegaskan langkah yang diambil merupakan upaya menyelamatkan aset koperasi.

“Saat ini yang kita lakukan adalah menguasai kembali lahan ini sebagai bentuk penyelamatan aset koperasi, karena di lapangan terlihat ada pengabaian oleh bapak angkat,” katanya.

Pengurus dan anggota Koperasi Sikap Mandiri berharap mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta tokoh masyarakat Kecamatan Lingga Bayu, agar lahan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Simpang Gambir dan Kampung Baru.

*AHS*

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...