Sastroy Bangun : Presiden Wujudkan Impian Warga Desa Liang Melas Datas

Neracanews | MEDAN – Impian warga Desa Kutambelin, Liang Melas Datas, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Tanah Karo, terwujud setelah dikunjungi Presiden RI, Joko Widodo, Jumat (4/2) kemarin.

Bagaimana tidak sejak 75 tahun Indonesia merdeka baru pertama sekali ada seorang Presiden yang mau meringankan langkahnya melihat langsung kondisi masyarakat tinggal di pelosok paling ujung di Kabupaten Tanah Karo.

Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, itu pun mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya dari Calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karo, Sastroy Bangun S.Sos, Sabtu (5/2).

“Selama ini warga Liang Melas Datas sejak puluhan tahun tidak pernah mendapat perhatian khususnya dari Pemerintah Kabupaten Karo. Sehingga dengan kedatangan Presiden ini mewujudkan impian warga,” katanya.

Sastroy yang juga Sekretaris DPW Organisasi Pencipta Lagu Karo Se-Indonesia (Otarose) Sumut ini menyebutkan, warga sebelumnya mengirimkan satu mobil truk berisi jeruk hasil panen kepada Presiden Jokowi ke Istana Negara, sebagai salah satu cara agar pemerintah memperhatikan kondisi infrastruktur di Desa Liang Melas Datas yang selama ini rusak parah. Sebab, Kecamatan Laubaleng warga menganggap dianak tirikan oleh Pemerintah Kabupaten Karo.

“Puji Tuhan, dengan kedatangan Presiden kondisi infrastruktur di Desa Liang Melas telah diperbaiki yang selama ini dirindukan masyarakat dan tidak lagi tertinggal dengan desa-desa lainnya di Indonesia,” sebutnya, walaupun Presiden sudah meninjau diharapkan Menteri Pedesaan datang ke Kabupaten Karo karena banyak desa-desa tertinggal selain Desa Liang Melas Datas.

“Kedatangan Presiden harus menjadi contoh bagi kepala-kepala daerah untuk turun ke lapangan melihat langsung masyarakat yang desanya masih tertinggal, sehingga keadilan sosial dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tidak hanya di Desa Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, tetapi di seluruh penjuru negeri ini,” tambah Bendahara Forum Wartawan Polda Sumut tersebut.

Sastroy menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karo selama ini memang kurang peduli terhadap masyarakat serta pembangunan daerah. Saat ini saja masyarakat harus membuat sumur bor untuk mendapatkan air karena pasokan air dari PDAM sering mati dan kurang memadai.

Lalu lanjut putra asli Tanah Karo ini kondisi Pasar Kabanjahe yang kondisinya sangat kumuh. Padahal keberadaan Pasar Kabanjahe wajahnya Kota Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo.

“Oleh karena itu saya berharap mewakili masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Karo untuk lebih peduli membangun Kabupaten Karo yang lebih baik,” pungkasnya.(021)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...