LPKA Palu bersama FKIP Untad Terapkan Metode Have Fun Learning bagi Anak Binaan

Palu – Tingkatkan minat belajar Anak Binaan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) terapkan metode Have Fun Learning, Selasa (14/05/24) pagi.

Bertempat di Ruang Pendidikan, kegiatan ini merupakan kolaborasi kedua belah pihak dalam memajukan Pendidikan Anak Binaan, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan, Henny bersama staf pembinaan, para dosen FKIP Untad, Asrianti, Desrin Lebagi, Kadek Hariana, Mahasiswa Riska dan Suci, serta diikuti oleh seluruh Anak Binaan.

Henny, mengatakan pada dasarnya sebagai pelopor pendidikan, kita wajib memberikan sentuhan yang menyenangkan bagi anak, sehingga dengan menggandeng tenaga pengajar dari FKIP Untad dapat memberikan warna baru dalam pendidikan di LPKA.

“Menghadirkan konsep pembelajaran baru dan suasana yang berbeda, bisa membantu menumbuhkan semangat dan perasaan senang ketika anak belajar,” kata Henny.

Sementara itu, salah satu dosen FKIP UNTAD, Asrianti mengatakan bahwa kedatangannya bersama tim merupakan wujud kepedulian terhadap pendidikan Anak Binaan.

Lebih lanjut Asrianti pun menjelaskan bahwa pada pembelajaran ini, dirinya bersama tim memberikan metode Have Fun Learning dimana pada konsep metode ini anak bisa dengan mudah menangkap informasi yang diberikan. Hal ini juga berkaitan dengan hormon rasa senang.

“Jadi dengan menonton sambil belajar, kami berharap anak senang dengan konsep ini, sehingga hormonnya cepat menangkap informasi. Jadi dengan menonton dan games kita bisa memanfaatkannya dengan menyusupkan mengajarkan sesuatu pada anak lewat cara menyenangkan,” ungkap Asrianti.

Tak lupa disela-sela pembelajaran, para pengajar dari FKIP Untad juga memberikan Ice Breaking yang menambah suasana kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

MF salah satu Anak Binaan mengaku senang dengan pembelajaran kali ini, dirinya lebih rileks dan penyampaian materi pun lebih ringan dan mudah untuk dipahami.

“Sungguh senang hari ini kami kedatangan Dosen dan kakak-kakak mahasiswa FKIP Untad. Terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kami semua, materinya pun sangat menyenangkan,” ujar MF kepada media

Ditempat berbeda, Kepala LPKA Palu Revanda Bangun mengapresiasi dengan kemajuan dan inovasi dalam pemenuhan hak pendidikan Anak Binaan. Dirinyapun berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan lebih ditingkatkan.

“Pendidikan itu adalah dasar yang harus didapat oleh setiap anak.
Dengan jalinan sinergitas yang kuat, kita siap untuk terus berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda yang hebat menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Revanda.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Genjot Ekonomi Desa, Pemprov Sumut Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Pelatihan dan Klinik Usaha

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mendorong peningkatan perekonomian desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hingga saat ini,...

Stok Pupuk Bersubsidi Terbatas, Pemkab Taput Perketat Pengawasan Distribusi

Taput (Neracanews) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menunjukkan komitmennya dalam mengawal distribusi sarana produksi pertanian. Tim gabungan Pemkab Taput melakukan monitoring Harga...

Erni Hutauruk Dilaporkan, Erikson Sianipar: Apa yang Diucapkan Harus Bertanggung Jawab

Taput (Neracanews) Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Utara, Erikson Sianipar, resmi melaporkan Erni Mesalina Hutauruk ke Polres Tapanuli Utara. Laporan ini dilatarbelakangi dugaan...

Hotbin Simaremare : “Borok Erikson bukan urusan partai politik”

Hotbin Simaremare, Kuasa hukum Ketua Koperasi Produsen Multi Pihak Erni Hutauruk menegaskan, bahwa persoalan hukum yang menyeret Ketua Koperasi HKTI Erikson Sianipar bukan menyoal...

Perkara Harta Gono-gini Winarti Binti Sugiono dengan Aswari Saragih Bin Anwar Saragih Berujung Sita Eksekusi Tanah dan Bangunan oleh Pengadilan Agama Panyabungan

Neracanews | Mandailing Natal – Perkara Winarti binti Sugiono bertempat tinggal dikampung Karang Rejo Desa Pinang Kencana Kecamatan Tanjung Pinang Timur Kabupaten Kota Tanjung...