Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Banjir dan Longsor Melanda Desa Silalahi I, Bupati Eddy Berutu Imbau Warga Selalu Waspada

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengimbau masyarakat, khususnya Desa Silalahi I agar selalu waspada dan siaga terhadap bencana alam khususnya daerah rawan banjir dan longsor.

Hal ini disampaikan Eddy Berutu di ruang kerjanya, Kamis (25/1/2024), seusai memperoleh laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi.

“Kita selalu imbau masyarakat untuk selalu waspada, mengingat akhir-akhir ini curah hujan sangat tinggi. Tidak lupa, Pemerintah Kabupaten Dairi juga selalu standby (bersiap), apabila terjadi bencana, sehingga dapat gerak cepat untuk melayani masyarakat,” ucapnya.

Disampaikan Eddy Berutu, bencana banjir terjadi di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan, Rabu (24/1/2024).

Diketahui, banjir diakibatkan curah hujan yang tinggi sekitar pukul 5 sore pada perbukitan Silalahi yang mengakibatkan terjadinya banjir Sungai Aek Sibolak Huta (perbatasan Desa Silalahi I dan Desa Silalahi III) pada pukul 8.30. Akibatnya, 10 rumah masyarakat terendam dengan ketinggian 30-50 cm.

“Pada saat yang sama, juga terjadi longsor di jalan Lae Pondom – Silalahi, sehingga material longsoran menutupi jalan. Serta juga terjadi tanah longsor yang menutupi Jalan Merek-Sidikalang yang mengakibatkan arus lalu lintas Sidikalang-Medan menjadi macet,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eddy Berutu juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten melalui BPBD telah melakukan survey dan pertolongan darurat dan melakukan komunikasi dengan PUTR Kabupaten Dairi untuk membantu membersihkan material longsoran yang masih menutupi jalan ke Silalahi, mengingat material bebatuan yang besar.

“Kita juga sudah membuka arus lalu lintas pada ruas jalan Silalahi – Lae Pondom pohon yang tumbang telah dipotong dan disingkirkan. Kita juga melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian setempat,” ucapnya.

Kondisi terkini, kata Eddy Berutu, masyarakat sudah mulai tenang dan membenahi rumah masing-masing.

“BPBD juga akan melakukan survey akhir dampak banjir. Kita instruksikan BPBD dan PUTR persipan penanganan tanah longsor,” ucapnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...