Masyarakat Desa Batahan I Kecewa Atas Kinerja Kepala BPN Mandailing Natal

Neracanews | Jakarta -Sudarmaji, warga desa Batahan I Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatra Utara meminta kepada Presiden Republik Indonesia Ir H Jokowidodo agar Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar di evaluasi kinerjanya.

Kepala BPN Madina di duga telah berkolaborasi dengan perusahaan yang tidak memiliki izin Hak Guna Usaha (HGU) di Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, ini dapat dibuktikan dari balasan surat nya kepada pemerintah desa Batahan I beberapa waktu lalu yang awalnya mengabaikan surat Bupati Mandailing Natal Nomor : 590/2692/Tupim/2020 tertanggal 21 September 2020 yang berhubungan dengan surat Transmigrasi tanggal 14 April 2010 keduanya berkaitan permohonan penerbitan Sertifikat Trans Swakarsa Mandiri (TSM) Bukit Langit desa Batahan I program pemerintah pusat tahun 1997/1998.

Dimana pemerintahan desa Batahan I meminta penerbitan sertifikat TSM (Trans Swakarsa Mandiri) sesuai dengan rekomendasi Bupati seperti dijelaskan diatas tahun 2020 pada pokok surat meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab Madina untuk menerbitkan sertifikat TSM sebanyak 363 Kepala Keluarga tersebut.

Tapi malah pada jawaban kepala BPN Madina sangat bertolak belakang dengan bukti dan fakta.

Kepala BPN Madian Anita Noveria Lismawati, S.H, M.H mengatakan pada suratnya lahan tersebut harus clear and clean sesuai suratnya yang ditujukan kepada Kepala desa Batahan I Nomor : 170 / 600-12-13/III/2020 tertanggl 26 Maret 2020.

Sudarmaji menambahkan, Apakah seorang Kepala BPN tidak mengerti apa yang di maksud dengan clear and clean, tanyanya.

Sementara hadirnya TSM jauh lebih dulu dari pada perusahaan yang tidak memiliki HGU tersebut yang menyerobot lahan Kami masyarakat desa Batahan I.

Karna itu saya menginginkan agar kepala BPN Madina segera di copot dari jabatannya karna tidak propersional dalam mengemban amanah jabatannya yang tidak pro rakyat.

Sementara amanah yang di pegangnya sebagai kepala BPN Madina itu untuk membela kepentingan rakyat, bukan kepentingan perusahaan yg tidak memiliki HGU.

Hal itulah, Sudarmaji warga Batahan I pecahan Kepala Keluarga (KK) yang merupakan peserta inti diprogram pemerintah tersebut yang sampai hari ini belum terbit sertifikatnya.

Hal ini disampaikannya pada wartawan disela-sela kunjungannya ke Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP RI) Selasa , (08/02/2022). (Hem Surbakti)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...