Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Polisi Ditahan Srikandi PBB Pembagi 1000 Bendera di Padang Lawas

PADANG LAWAS – Seorang Polisi tertangkap tangan, tidak menggunakan bendera Merah putih, pada kendaraan dinas yang di kendarainya, Minggu (13/8/2023), sekira 14.30 Wib.

Oknum Polisi itu, ditahan oleh salah seorang Srikandi Ormas Pemuda batak bersatu (PBB), Dewan pimpinan cabang (DPC), Padang Lawas, Sumatera utara.

Hingga benderapun di pasangkan oleh Srikandi di kendaraan Polisi barulah di bebaskan untuk melintas.

Saat itu PBB DPC Padang Lawas, sedang membagi 1000 (Seribu) bendera Merah putih, bagi setiap kendaraan yang tidak memakai bendera melintas di jalan Sibuhuan Pekan Baru tepatnya di depan Kantor Sekretariat PBB DPC Padang Lawas.

Hal itu dilakukan guna menyambut Hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-78.

Sitta Napitupulu Ketua srikandi PBB DPC Palas mengatakan bahwa semangat kemerdekaan itu, akan terus di pupuk hingga kepada anak cucu.

“Dengan adanya kegiatan pembagian bendera ini, Pemuda Batak Bersatu mau menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan akan terus ada di dalam jiwa masyarakat Indonesia. Apalagi sebentar lagi kita merayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023, semangat nasionalisme serta semangat ke bhinekaan kita, tidak boleh luntur sedikit pun,” Ucapnya.

Pembagian Bendera itu, dipimpin langsung oleh Ir. Nixon Situmorang Ketua PBB DPC Padang Lawas.

Dia turut memasangkan bendera Merah putih di besi spion sepeda motor dan mobil masyarakat yang melintas maupun yang sedang berhenti.

“Selain masyarakat sipil pengendara sepeda motor dan mobil, juga kepada aparat Kepolisian yang terlihat belum memasang bendera kita pasang,” beber Ketua DPC itu.

Terlihat masyarakat senang menerima bendera Merah putih yang di bagikan anggota PBB itu.

“Pastinya senang menerima bendera merah putih ini dengan gratis Jadi menambah semangat untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia” ungkap salah seorang pengemudi mobil truk yang namanya tidak mau disebutkan.

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...