Penambang Pasir Liar di Lokasi Bendungan Hulu Sungai Sigeaon Ancam Jembatan dan Pemukiman Warga

Taput (Neracanews) – Penambangan pasir di hulu sungai, khususnya jika dilakukan secara ilegal atau tidak terkendali, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat. Dampak-dampak tersebut meliputi kerusakan ekosistem, hilangnya habitat ikan dan biota air, erosi, sedimentasi, dan pencemaran air.

Ancaman Keamanan Warga, penambangan pasir yang tidak terkendali dapat mengancam keselamatan warga yang hidup di bantaran sungai, karena tanah pinggiran sungai dapat terkikis dan runtuh. Bahkan berpotensi merusakan jalan dan infrastuktur di sekitar area penambangan. Penambangan pasir dapat memicu pelebaran sungai, yang dapat berdampak pada keselamatan warga.

Hasil pantauan media ini, aktivitas penambangan pasir ilegal di hulu sungai Sigeaon, tepatnya di bendungan Silangkitang kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara, Penambangan pasir di duga ilegal dapat memicu kerusakan lingkungan sekaligus mengancam keberadaan jembatan di daerah sekitar tersebut, penambangan marak saat musim hujan seiring bertambahnya kandungan pasir yang terbawa air dari kawasan hulu sungai dan tingginya permintaan untuk bahan bangunan.

Aktivitas penambangan pasir menggunakan mesin penghisap, tepat berada di areal bendungan diketahui untuk kebutuhan air minum, di areal bendungan Silangkitang terdapat 3(tiga) mesin penghisap pasir yang beroperasi setiap harinya.

Disekitar lokasi, salah warga yang enggan menyebutkan namanya, mengharapakan perhatian pemerintahan untuk menangani masalah ini, ” pastinya penambangan ini meresahkan, dan hanya menguntungkan pengusahanya saja, dampak negatif terhadap sekitarnya tidak mau tahu,” ucapnya sembari mengungkapkan bahwa pemilik mesin isap adalah warga kelurahan Situmeang Habinsaran dan di duga tidak memiiki ijin. Ia juga meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum agar mengadakan penindakan terhadap kegiatan penambangan pasir ilegal tersebut.

“Apalagi lokasi penambangan ada jembatan, dan pemukiman warga, bukan hanya itu, air ini juga menjadi salah satu sumber air yang dipergunakan PDAM Taput untuk memenuhi kebutuhan air di 3 kecamatan,harusnya ini harus cepat ditanggapi agar tidak menjadi opini miring di masyarakat” pungkasnya, Sabtu (7/6/2025).

Pemerintah, APH maupun instansi terkait untuk meninjau, serta mengedukasi masyarakat tentang dampak penambangan pasir ilegal, dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, jangan sembarangan membuat usaha tambang ilegal.

Investigasi Media ini di lokasi menemukan adanya 3 unit mesin untuk mengisap pasir dengan jarak yang berdekatan,dimana salah satunya sedang beraktifitas memasukkan material pasir kedalam satu dump truk, mesin Dompeng penghisap pasir ini beroperasi bukan hanya disini saja, di hulu sampai di hilir juga aktivitas penambangan.

Kabid Penataan dan Pertaatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tapanuli Utara Cardo Simanjuntak saat dimintai tanggapannya terkait hal tersebut melalui Aplikasi WA hingga berita ini diturunkan tidak menanggap. (HH)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...