Pemko Medan Persiapkan Regrouping SD Negeri dan Pembentukan Sekolah Unggulan

Pendidikan menjadi salah satu program prioritas utama dari Presiden Prabowo Subianto, oleh karena itu program pendidikan di kota Medan juga harus memiliki akselerasi yang bagus sesuai dengan program pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin rapat pembahasan persiapan program baru Regrouping (Penggabungan Beberapa Sekolah) di tingkat Sekolah Dasar Negeri dan Pembentukan Sekolah Unggulan di Kota Medan, di Balai Kota, Senin (10/2).

“Ini adalah konsep awal yang kita diskusikan, bagaimana kita menerapkan regrouping sebagai solusi mengatasi permasalahan pendidikan di kota Medan,”kata Bobby Nasution.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Wali Kota Medan terpilih Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan terpilih Zakiyuddin Harahap serta pimpinan Perangkat Daerah itu, Bobby Nasution selanjutnya menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Medan untuk mempersiapkan program regrouping ini dengan sebaiknya.

“Saya ingin program ini disiapkan dengan sebaiknya, jangan sampai merugikan masyarakat,”tegas Bobby Nasution.

Dalam rapat ini Bobby Nasution juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan untuk mempersiapkan sekolah unggulan di kota Medan.

“Harus ada standart indikator sekolah unggulan, dan peserta didik yang diterima masuk sekolah unggulan harus selektif baik dari segi akademik maupun yang memiliki prestasi,”tambah Bobby Nasution.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar dalam paparanya mengatakan sesuai dengan visi misi Pemko Medan dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu memajukan masyarakat kota Medan melalui revitalisasi pelayanan pendidikan dan kesehatan yang modern serta terjangkau oleh seluruh masyarakat, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan akan melakukan regrouping sekolah dasar negeri.

“Tujuanya regrouping ini ialah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan efektivitas pengawasan, dan mencapai pendidikan unggul,”kata Benny Sinomba Siregar.

Dari data yang di paparkan saat ini ada terdapat 382 SDN di Kota Medan. Dari 382 SDN tersebut sebanyak 142 SDN di regrouping menjadi 57 SDN (85 SDN begabung), sementara sisahnya sebanyak 239 SDN tetap dan 1 SDN ditutup akibat tidak adanya siswa.

“Dasar kita melakukan penetapan sekolah regrouping ialah dalam titik lokasi terdapat dua atau lebih sekolah yang kurang efektif, jumlah siswa yang kurang, sarana dan prasarana yang kurang memadai, penyebaran tenaga guru yang tidak sesuai, dan tidak memiliki sertifikat tanah,”ujar Benny Sinomba Siregar menambahkan. (As)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...