Selasa, Desember 9, 2025
spot_img

NCW DPD Bekasi Raya Gelar Rapat Kerja, Perkuat Pengawasan Anggaran dan Pemberantasan Korupsi

BEKASI – Dengan mengusung tagline Menuju Indonesia Bersih, rapat harian pimpinan Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya digelar di Kuliner Muara Siahaan, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Sabtu (1/2/2025).

Rapat tersebut mengangkat tema “Peran serta DPD NCW dalam Mengawal dan Mengawasi Penggunaan Anggaran Pemerintah Kota/Kabupaten Bekasi serta Pengembangan Sistem Pelaporan Korupsi.” Dalam kesempatan ini, NCW DPD Bekasi Raya turut memaparkan program kerja tahun 2025.

Ketua NCW DPD Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare, mengungkapkan bahwa sejumlah program telah disiapkan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

“Program kami mencakup pemantauan dan pengawasan anggaran daerah, edukasi masyarakat tentang pemberantasan korupsi, advokasi kebijakan dan perubahan regulasi, serta pengembangan sistem pelaporan korupsi yang lebih efektif,” ujar Herman kepada media.

Selain itu, NCW juga menyoroti program investigasi kasus korupsi, penguatan jaringan dengan pemangku kepentingan, penggalangan dana dan sumber daya, penyuluhan kepada aparat dan pemangku kebijakan, serta kampanye publik terkait korupsi.

“Dengan berbagai inisiatif ini, kami berharap dapat menciptakan sistem pemberantasan korupsi yang lebih solid. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk menyesuaikan program dengan dinamika yang berkembang,” tambahnya.

Herman menekankan pentingnya strategi yang efektif untuk memastikan kelancaran implementasi dan pencapaian target dalam satu tahun pertama pelaksanaan program kerja ini.

“Kami akan menerapkan pendekatan yang terorganisir, kolaboratif, dan berbasis data. Partisipasi masyarakat, sinergi dengan pemangku kepentingan, serta pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam menciptakan dampak nyata bagi pemberantasan korupsi di Bekasi Raya,” jelasnya.

Rapat kerja ini menghasilkan rencana aksi yang konkret untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dengan kolaborasi yang kuat antara NCW, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat meningkatkan integritas serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih di Bekasi Raya. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Saksi Datangi Polsek Medan Baru Minta Cabut BAP “Saya Hanya Tanda Tangan”

Medan - Inisial H (46) saksi dari laporan Sukardi tanggal 21 November 2024, pada Lp/B/XI/2024/SPKT/Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan, Polda Sumut. Mendatangi Polsek Medan...

Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Apel Pagi ASN, Tekankan Kesiapsiagaan Pasca Bencana dan Kelancaran Layanan Publik

HUMBANG HASUNDUTAN (Neracanews) - Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati....

Cabjari Madina di Natal Kembali Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Tipikor Pengelolaan PSR Desa Sikara Kara dan Desa Taluk

Neracanews | Mandailing Natal - Cabang Kejaksaan Negeri(Cabjari) Mandailing Natal (Madina) di Natal kembali menetapkan tersangka baru atas perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam...

Satpol PP Tanjungbalai Ungkap Tiga Anak dalam Razia Pekat, Pergaulan Remaja Jadi Sorotan

Tanjungbalai - neracanews.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungbalai kembali mengungkap temuan serius terkait keberadaan anak di bawah umur di sejumlah...

Pengurus Mamre GBKP Perumnas Simalingkar Dilantik, Siap Jadi Panutan

Medan—Pengurus Mamre (Kaum Bapak) Persatuan Jemaat Jemaat (PJJ) Sektor 9 GBKP Runggun Perumnas Simalingkar masa bakti 2025–2030 resmi dilantik. Pelantikan ini dilaksanakan langsung oleh Pendeta...