Karutan Kelas l Labuhan Deli Kanwil Kumham Sumut Ciptakan WBP Handal

Neracanews | LABUHAN DELI – Dibalik jeruji besi Rutan Kelas l Labuhan Deli Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Utara ada kreativitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (3/3/2022) Sekira pukul 15:50 Wib.

Kepala Rutan Kelas l Labuhan Deli Kanwil Kumham Sumut, Nimrot Sihotang, Amd., lP., SH., MH ingin menciptakan kemandirian bagi para WBP dan mantan WBP agar kreativitas yang didapat di dalam rutan bisa di implementasikan di masyarakat. Dan ini merupakan bagian dari wujud aplikatif mengurangi residivis.

“Kreativitas sebagai wujud pembinaan kemandirian dan peningkatan pelayanan bagi para tahanan dan narapidana serta mantan narapidana, sesuai dengan tujuan pemasyarakatan UU No 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan, yaitu menciptakan manusia mandiri yang tadinya manusia pelanggar hukum menjadi manusia produktif berguna bagi Nusa Bangsa seperti manusia yang lainnya,” ucap Nimrot, Kamis (3/3/2022) siang.

Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dibimbing untuk membuat berbagai kerajinan tangan serta melakukan berbagai pertanian.

Para WBP dilatih terus setiap hari mulai dari membuat deterjen, mengolah limbah kertas bungkus rokok jadi pas bunga, menjahit, sablon baju, robot, gelang, sarung dompet, sarung handphone dan alas kaki. Bahkan individu-individu yang memiliki kemampuan di bidang seni dan budaya di lapas ini dituntut berkreativitas.

“Rutan Labuhan Deli telah melakukan pembimbingan berupa pertanian jagung, kacang kedelai, barbershop, pembuatan bunga papan, sablon, pembuatan deterjen, menjahit dan handycraft serta bonsai,” sambungnya.

Selain itu, WBP Rutan Kelas l Labuhan Deli juga bisa mendapatkan penghasilan selama di rutan, sedangkan bagi mantan narapidana akan dipersiapkan tempat wirausaha, seperti doorsmeer dan penanaman jagung.

Dalam mencapai resolusi pemasyarakatan, Nimrot juga mendirikan koperasi di Rutan yang diberi nama Koperasi Pengayoman Rutan Kelas I Labuhan Deli.

“Hasil penjualan dari kerajinan telah ikut menyumbangkan Pendapatan Negara Bukan Pajak yaitu (PNBP). Dan setelah keluar, kami juga telah mempersiapkan tempat wirausaha bagi mantan narapidana, yaitu berupa Doorsmeer dan pertanian serta telah dibentuk koperasi WARMAS LIPAS yang anggotanya terdiri dari mantan napi bersama masyarakat,” tutup Nimrot, Putra kelahiran Samosir ini.(021)

Sumber : @alamsyah

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Natal Kunjungi Posal Natal Ucapkan Selamat HUT TNI AL ke-81

Neracanews | Mandailing Natal - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut ke-81, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si...

Karo Ops dan Dansat Brimob Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Inhu

INHU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 20 hektar melanda wilayah Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Menanggapi...

Panitia Peresmian Kegiatan Akademik STAI Syekh Abdul Fattah Natal Resmi Dibubarkan

Neracanews | Mandailing Natal - Pengurus Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) selaku Panitia Pelaksana Peresmian Dimulainya Kegiatan Akademik (Perkuliahan) Sekolah Tinggi Agama Islam...

DPRD Medan Rekomendasi Pembongkaran Bangunan Milik Oknum Anggota DPRD Sumut “Penguasa Adu Deking”

Medan - Komisi IV DPRD Medan yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup merekomendasikan pembongkaran bangunan milik oknum anggota DPRD Sumut Pintor Sitorus, Rabu...

Penipuan Hasil Panen di Karo, Warga Linggajulu Rugi Rp55 Juta

KABANJAHE — Warga Desa Linggajulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Efrison Bangun (32 tahun), resmi melaporkan kasus penipuan dan penggelapan uang ke Polres Tanah...