Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Ribuan Rumah Terendam Banjir di Kecamatan Medan Labuhan Akibat Luapan Sungai Deli

Medan- Ribuan rumah di Kecamatan Medan Labuhan terendam banjir akibat luapan sungai Deli yang tidak mampu menampung tingginya debit air ketika hujan deras turun. Kondisi ini mengakibatkan ribuan orang terpaksa harus dievakuasi mengungsi ditempat-tempat yang jauh dari luapan sungai.

Luapan Sungai Deli ini terjadi diakibatkan kondisi sungai yang mengalami pendangkalan akibat sudah bertahun-tahun tidak dilakukan pengorekan. Padahal dibanyak kesempatan dalam rapat bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Wali Kota Medan Bobby Nasution telah meminta BWS Sumatera II agar segera melakukan normalisasi sungai-sungai yang melintasi kota Medan sebab normalisasi sungai merupakan kewenangan dari BWS Sumatera II yang artinya hanya BWS Sumatera II yang di izinkan untuk melakukan normalisasi.

Normalisasi sungai ini sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di kota Medan yang diakibatkan oleh luapan air sungai yang tidak mampu menampung debit air.

Camat Medan Labuhan Indra Utama saat di konfirmasi melalui sambungan telpon mengatakan saat ini ada tiga Kelurahan yang terendam banjir akibat luapan sungai Deli diantaranya yakni Kelurahan Besar, Kelurahan Martubung dan Kelurahan Pekan Labuhan.

“Ada tiga Kelurahan yang terendam banjir, dari tiga Kelurahan itu ada 14 lingkungan dan 2586 rumah, semuanya itu dilintasi sungai Deli, “kata Indra Utama, Senin (28/02/2022).

Akibat kondisi banjir yang semakin parah, Indra menyebutkan mulai tadi malam hingga pagi hari jajaran Kecamatan Medan Labuhan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan telah melakukan evakuasi terhadap warga serta mendirikan dapur umum.

“Mulai dari tadi malam warga sudah kita evakuasi. Kita tempatkan di kantor Lurah, Sekolah dan rumah ibadah, kita juga mendirikan posko dan dapur umum, semua kebutuhan warga telah kita siapkan”sebutnya.

Indra Utama juga membenarkan permasalahan utama terjadinya banjir di Kecamatan Medan Labuhan akibat luapan sungai Deli yang mengalami pendangkalan. Apalagi di Kecamatan Medan Labuhan tersebut tidak memiliki buangan air sehingga satu-satunya buangan air ialah ke Sungai Deli.

“Buangan yang ada di Medan Labuhan hanya sungai Deli tidak ada sungai-sungai kecil. Sehingga apabila sungai Deli masih tinggi maka air tidak dapat dibuang. Jadi kami hanya menunggu air di sungai Deli surut baru banjir di Medan Labuhan dapat teratasi.”ungkapnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...