Minggu, Februari 22, 2026
spot_img

Bupati Eddy Berutu Buka Musrenbang RPJDP, Bahas 8 Misi Pembangunan dan Visi Memajukan Dairi

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 di Gedung Perpustakaan Raja Naga Jambe, Sidikalang, (5/4/2024).

Musrenbang tersebut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (RKPD), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala BPS Kabupaten Dairi. Kemudian, Kabid Riset dan Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara, dan para pemerhati dan seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Dairi.

“Dalam forum ini membahas kesepakatan terhadap visi dan misi, tujuan, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan Kabupaten Dairi pada 20 tahun mendatang,” kata Bupati Eddy Berutu.

Menurut Eddy Berutu, visi misi pembangunan Kabupaten Dairi yang dibahas harus selaras dengan tujuan dan arah pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.

“Arah pembangunannya harus jelas dan selaras. Makanya forum ini sangat penting,” katanya.

Menurut Eddy Berutu, visi RPJPD Kabupaten Dairi tahun 2025 – 2045 adalah mewujudkan masyarakat Dairi unggul, maju dan bekelanjutan.

“Visi tersebut merupakan kondisi yang diharapkan dalam upaya mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan ikatan negara Kesatuan Negara Republik Indonesia,” ucapnya.

Dijelaskan Eddy Berutu, sasaran misi pembangunan sebanyak 8 poin.

“Pertama, mewujudkan transformasi sosial untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki kesehatan prima, pendidikan berkualitas, berdaya saing, dan sejahtera”.

“Kedua, mewujudkan transformasi ekonomi melalui peningkatan iptek, inovasi, dan produktivitas ekonomi. Ketiga, mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan pelayanan publik yang berkualitas dan prima. Keempat, mewujudkan masyarakat demokratis. Keempat, Kelima, mewujudkan ketahanan sosial, budaya, dan ekologi. Keenam, mewujudkan pembangunan kewilayahan yang merata dan berbasis kakteristik wilayah. Ketujuh, mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana,” jelasnya.

Kedelapan, mewujudkan kesinambungan pembangunan melalui sinkronisasi perencanaan pembangunan, peningkatan akuntabilitas pemerintah, dan pembiayaan inovatif.

“Misi ini tentu sudah melalui proses penelahaan oleh Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara untuk memastikan keselarasan dengan RPJPN dan rancangan RPJPD Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 – 2045,” katanya.

Jadi, kata dia, mewujudkan delapan misi tersebut tidaklah mudah maka dibutuhkan sikap keseriusan dan keikhlasan dari semua pihak.

“Untuk itu mari kita sama-sama memberikan dukungan sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Dairi berjalan dengan baik dan dirasakan masyarakat,” ajaknya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wali kota Bersama DPRD Medan Pilih Urus B2 Banding Sampah dan Drainase.

Medan - Sampah dan Drainase kota Medan diduga sengaja di biarkan untuk menjadi alat politik. Sehingga ketika banjir melanda, para pejabat akan berbondong datang...

Dibangun dengan APBN Rp 829 Juta, Revitalisasi SDN 173305 Sipultak Taput Ditemukan Banyak Kelemahan – Kurang Profesional, Tandon Air Berbahaya

TAPUT | (NeracaNews) – Program Revitalisasi Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan di...

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) - Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali...