Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Pasar Tradisional Tarutung Kembali Terbakar, Polres Taput Lakukan Olah TKP

Taput (Neracanews) Tim inafis polres Tapanuli Utara melakukan olah TKP atas peristiwa kebakaran yang terjadi di pasar tradisional Tarutung, Desa Simamora Siwaluoppu, kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Kejadian yang terjadi pada hari Minggu malam (7/4/2024) sekitar pukul 21.30 wib, pasar tradisional tarutung mengalami kebakaran yang menghanguskan sebanyak 256 Unit kios di dalam Balairung, 198 Unit kios diluar balairung dan 200 unit lapak (tempat jualan yang terbuat dari atap plastik atau terpal) beserta isinya ludes terbakar.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K, melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing menjelaskan, saat ini olah TKP awal sedang dilakukan oleh tim Inafis polres Taput.

“Rencanya hari ini, Tim Laboratorium Forensik polda Sumut akan turun ke Taput untuk turut melakukan oleh TKP membantu tim Inafis polres Taput,” ujar Barimbing di Mapolres Taput. Senin (8/42024).

“Hasil interogasi beberapa orang saksi saat peristiwa itu terjadi yaitu Midian Situmorang dan Salomo Silaban menerangkan, mereka melihat api membubung ke atas di dalam pasar, selanjutnya mereka memberitahukan kepada orang-orang yang masih ada di sekitaran pajak dan langsung menghubungi pihak kepolisian dan mobil damkar pemkab Taput,” papar Barimbing.

Selanjutnya, setengah jam kemudian pihak kepolisian dan mobil damkar tiba di lokasi. 2 unit mobil damkar berusaha memadamkan api tidak berdaya dimana api sudah menjalar di karenakan kios di dalam pasar rapat dan terbuat dari kayu.

Bantuan damkar dari kecamatan lain serta dari Kabupaten Toba dan Kabupaten Humbang dan mobil Water Canon polres Taput.

“Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02.15 dini hari. Untuk mencegah merebaknya api ke kios lain, dengan terpaksa 2 unit alat berat di turunkan untuk merusak kios lain untuk membatas api agar tidak menjalar ke kios lain,” pungkas Barimbing.

Saat ini tempat kejadian sudah di police line untuk mengawasi keluar masuknya orang-orang agar tidak merusak TKP awal untuk bahan penyelidikan olah TKP.

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian material di perkirakan mencapai Miliyaran Rupiah. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...

Kapolres Madina Kunker ke Polsek Natal Sekaligus Silaturahmi dengan Tomas, Agama dan Lembaga Adat

Neracanews | Mandailing Natal - Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si beserta rombongan PJU mengunjungi Mapolsek Natal pada...

Turnamen Amal Voli U-15 Digelar di Deliserdang, MAVI Sumut dan Bapoksi Galang Donasi Bencana

Deliserdang | Mantan Atlit Voli Indonesia (MAVI) Koordinator Wilayah Sumatera Utara bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapoksi) Cabang Deliserdang menggelar...