Kisruh PPPK, GMNI Madina minta Bupati Copot Kadis Pendidikan dan Kepala BKPSM

Neracanews | Mandailing Natal – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi polemik di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Permasalahan berakar dari nilai yang tiba-tiba menurun dan tidak sesuai dengan hasil seleksi yang diikuti para tenaga honorer di bidang pendidikan (guru).

Dalam kurun waktu 2 hari ini, para tenaga pendidikan ini melakukan aksi demonstrasi (unjuk rasa) hingga ke tahapan dengan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan DPRD Mandailing Natal.

Yang menangis hari ini bukan hanya mereka yang ber-demonstrasi akan tetapi para orang tua mereka, suami mereka, istri mereka, anak-anak mereka, hal ini dinilai terjadi karena banyak dari korban kemaksiatan elit ini adalah mereka yang menggantungkan harapan pada kelulusan atas dirinya pada PPPK
Kemaksiatan elit ini menunjukkan diduga adanya sifat kemunafikan pada elit yang berdiri seolah-olah menjadi pahlawan padahal kemunafikan ada pada bahunya
Perlu diketahui bahwa yang menjadi korban bukan hanya mereka saja yang bergerak ber-demonstrasi akan tetapi seluruh masyarakat Mandailing Natal menjadi korban.

Tanggapan dan dukungan mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kabupaten Mandailing Natal. Kabid Organisasi GMNI, Farhan mengatakan Kadis Pendidikan dan Kepala BKD harus berkata jujur agar permasalahan ini dapat terbuka, karena transparansi adalah hal penting dalam menjalankan pemerintahan dan sebuah kebijakan.

Menurutnya, hal tersebut sudah seharusnya DPRD Madina menggunakan hak angketnya tanpa ada pernyataan “jangan ajari kami, jangan begini, begitu” seolah-olah seluruh anggota DPRD lebih pintar dari seluruh rakyat Mandailing Natal.
Apapun ceritanya, DPRD harus mengikuti kehendak rakyat,” ungkap Farhan, Kamis (28/12/2023).

Diduga dengan adanya kejanggalan dalam hasil ujian PPPK, tentu saja akan menzalimi para pendidik ini.

Lebih lanjut, Sekjend DPC. GMNI Madina, Harun, meminta keras kepada Bapak Bupati Madina  H.M.Jakfar Sukhairi Nasution untuk memecat Kepala Dinas Pendidikan karena diduga telah berlaku sewenang-wenang dalam memberikan hasil ujian masuk PPPK Dan lain-lain.

Ditempat yang sama, Ketua GMNI Madina, Rajab mengatakan, “Hal itu kami minta kepada Pemda Madina harus transparan dalam RDP yang di adakan pada hari ini, jangan ada yang ditutupi dan kami juga meminta kepada Bupati Madina agar Kepala Dinas Pendidikan & Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Madina (BKPSDM) Abdul Hamid harus di copot dari jabatannya, karna sudah mencederai integritas Pemerintah Daerah.”

Dirinya juga menambahkan, dimana diduga ada permainan manipulatif di dalam hasil uji SKTT dan harapannya, Hasil Uji SKTT bisa dibatalkan. (Hem Surbakti)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...