Senin, Maret 9, 2026
spot_img

Wujudkan Medan Terang, Pemko Medan Hadirkan APK & Smart Roadway Monitoring System Melalui KPBU

Medan – Penerangan jalan umum menjadi fasilitas yang harus diberikan dan dihadirkan kepada masyarakat serta bisa dirasakan secara luas. Oleh karenanya, di samping dilakukan secara internal, menghadirkan penerangan jalan guna mewujudkan Medan Terang juga dilakukan dengan membangun kolaborasi bersama stakeholder terkait lainnya melalui sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) .

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat membuka Konsultasi Publik dan Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan (APK) Beserta Smart Roadway Monitoring System Kota Medan di Balai Kota Medan, Jum’at (4/8) petang.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatangan berita acara Konsultasi Publik dan Market Sounding yang dilakukan Bobby Nasution didampingi Kepala Bappeda Kota Medan sekaligus Ketua Tim KPBU APJ Kota Medan Benny Iskandar beserta unsur terkait di antaranya KADIN Kota Medan, anggota Asosiasi Listrik dan Mekanikal Indonesia, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdako Medan serta akademisi.

Bobby Nasution mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan sehingga dirasa perlu untuk melakukan sejumlah hal dan kolaborasi dalam menghadirkan APJ, termasuk melalui sistem KPBU. Terkait itu, Bobby Nasution berharap agar semua hal terkait dapat berjalan lancar.

“KPBU ini menjadi yang pertama di Kota Medan. Kami tentu berharap semuanya dapat berjalan lancar dalam pelaksanaanya dan bermanfaat bagi masyarakat. Adapun yang harus kita junjung dalam pelaksanaannya adalah transparansi dan niat percepatan di dalam kegiatannya, ” kata Bobby Nasution.

Menantu Presiden RI Joko Widodo ini selanjutnya menuturkan, saat ini baru ada 90 ribu-an penerangan jalan di Kota Medan. Sementara, dibutuhkan sekitar 124.000 penerangan jalan untuk menerangi seluruh wilayah ibukota Provinsi Sumatera Utara.

“Artinya, baru sekitar 70 persen jumlah penerangan jalan yang ada dari yang kita butuhkan. Termasuk, kita butuh kehadiran lebih lampu LED yang saat ini persentasenya masih berada di angka 15 persen, ” imbuhnya di hadapan sejumlah pimpinan perangkat daerah yang hadir.

Dalam Konsultasi Publik dan Market Sounding yang juga diikuti perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen-PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI beserta Tim KPBU melalui sambungan zoom meeting tersebut, Bobby Nasution mengucapkan Terima kasih atas atensi Pemerintah Pusat kepada Pemko Medan.

“Semoga KPBU ini tidak hanya berhenti di penerangan jalan saja. Tapi bisa juga merambah ke sektor kesehatan yang masuk dalam salah satu program prioritas Pemko Medan. Termasuk, mendukung upaya duckting di Kota Medan dan program-program lainnya, ” harapnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wartawan Terancam, Cetingan Laporan Judi Kepada Kapolres Binjai Bocor

Binjai - Judi Tembak Ikan sering buka di Jalan Ade Irma Suryani Kota Binjai. Hingga dilaporkan Edison Harianja wartawan media online Tuntaspostnews, kepada Kapolres...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit Milik PTPN IV oleh Seorang Warga Miskin Mengarah ke Perdamaian

Neracanews | Mandailing Natal - Upaya penyelesaian perkara melalui pendekatan hukum yang lebih humanis mulai terlihat dalam kasus yang menjerat Heri Wardana yang merupakan...

Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Karo ke-80, Bupati Karo Adakan Diskusi Bersama Karo Diaspora

KARO – Pertama kali dalam sejarah Pemkab Karo, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengadakan diskusi dengan Thema “Satu...

Cabjari Madina di Natal Gelar Sosialisasi Penerangan Hukum terhadap Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Natal

Neracanews | Mandailing Natal - Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Mandailing Natal (Madina) menggelar sosialisasi Penerangan Hukum Tahun 2026 pada Jumat, (6/3/2026) di Aula Kantor...

Gunakan Bus Listrik, BRT Mebidang Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini

MEDAN – Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) direncanakan mulai beroperasi pada tahun ini. Moda transportasi massal tersebut akan menggunakan bus listrik melalui kerja...