Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Alamat Pelaku Sudah Lengkap, Keterangan Saksi Pelaku juga Sudah Ada, Laporan Polisi juga Sudah, Korban Ranmor : Apa Harus Bayar Dulu Baru Laporan Kami di Proses Pak ?

Marelan – Berbagai macam modus operandi yang dijalankan oleh para pelaku ranmor untuk mencuri sepeda motor milik korbannya.

Salah satunya menggunakan wanita untuk membujuk rayu target, lalu pasangan prianya membawa kabur motor korbannya.

Hal tersebut terjadi terhadap Rijal warga Jalan Pancing Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli pada Sabtu (6/5).

Kejadian berawal pada Sabtu malam (6/5) saat CC meminta Rijal untuk mengantarkannya ke rumah pacarnya guna mengambil baju miliknya di Marelan.

Sesampainya di rumah terduga pelaku (SWL), Pelaku mengatakan kalau baju CC sudah di antar ke rumah tantenya SWL di pasar IV barat Marelan, dan SWL meminta agar Rijal mengantarkannya berbonceng tiga bersama CC.

Setelah lama di jalan akhirnya SWL meminta Rijal menghentikannya di pasar II barat dan meminjam sepeda motor Rijal untuk pergi ke rumah tantenya.

” Jadi pas sampai di pasar II barat si Sawal nyuruh aku berhenti bang, dan dia minjam kereta ku, si CC juga ngeyakinkan kalau dia tidak akan macam macam, jadi ku pinjam kan”, ucap Rijal kepada awak media pada Selasa (9/5).

Namun lama di tunggu hingga tengah malam, SWL tak kunjung kembali.

Masih kata Rijal, ” Pas Minggu ku bawa si CC ini ke Polsek Medan Labuhan bang untuk buat laporan polisi, dan di hadapan Pak sipayung si CC mengaku kalau sebelum kejadian si SWL ini ngoming am si CC terkait kereta ini aja kita gilakkan, ucap si SWL pada CC.

” Si CC juga jujur bang kalau tujuan si SWL itu menggelapkan kereta saya untuk menggugurkan kandungan si CC”, kesal Rijal

” Cuma yang saya herankan bang, kenapa sudah ada laporan polisi, sudah ada saksi yang juga terlibat bekerja sama dengan terduga pelaku pencurian kereta saya, polisj bukan langsung menangkap pelaku, padahal sudah jelas keterangan dari si CC”, ucapnya kesal.

” Sepulang dari Polsek Medan Labuhan kami cari tau juga bang kemana di jual si SWL ini barangnya, dapat lah info bahwa kereta kami di jual ke Panah Hijau”, sambungnya

” Pura pura mau beli revo kami bang, dan ternyata penadahnya mengatakan kalau revo baru saja terjual dan revo itu persis sama ciri cirinya dengan yang punya kami”, ujarnya.

Saya mohon kepada Bapak Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon, kalau ada laporan masyarakat, dan identitas pelakunya sudah jelas dan ada keterangan saksi, mohon lah pak langsung di tangkap, jangan tunggu sampai barang bukti hilang, apa kami harus bayar dulu pak baru laporan kami di proses dengan cepat?

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...