Kamis, Februari 26, 2026
spot_img

Jembatan di Desa Pardamean Baru Penghubung 2 Kecamatan di Mandailing Natal, Pembangunannya di “Anak Tirikan”

Mandailing Natal – Jembatan darurat yang berada di Desa Pardamean Baru sepertinya “dipicing” pemerintah layaknya pembangunan “anak tiri”. Jembatan ini penghubung 2 kecamatan, dari Kecamatan Natal dan Kecamatan Batahan dan sebaliknya. Sebelum makan korban kiranya pemerintah cepat bertindak.

“Dari tahun ke tahun jembatan ini belum ada perbaikan bang, padahal jembatan ini penghubung di dua kecamatan di atas sungai Sinunukan, “terang Warga, selasa (28/12/2021).

Kepala Desa Pardamean Baru Yasmin mengatakan, “keberadaan jembatan penghubung yang berada di atas sungai Sinunukan tersebut sangat pital. Karena sebagai penghubung dua Kecamatan, yakni Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batahan, “kata Yasmin kepada Awak Media di Desanya.

Lanjutnya. “Yang mana pada saat ini kondisi jembatan tersebut sangat memperihatinkan karena dibuat sebagai jembatan darurat memakai batang kelapa dan papan yang sudah mulai keropos. Bagi pengendara yang melewatinya kalau tidak hati-hati bisa kecebur kesungai yang sangat dalam, “kata Yasmin sembari memberi saran.

Yasmin menerangkan pentingnya jembatan tersebut untuk memperlancar perputaran ekonomi. Kepala desa juga berharap pemerintah mengambil langkah guna memberi sarana jalan yang memadai.

“Demi untuk memperlancar perputaran ekonomi masyarakat, dimohon kiranya pemerintah segera mungkin untuk membangun jembatan yang permanen agar sarana transportasi umum itu bisa berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, “harap kepala desa.

Sementara itu, Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Natal, Amran yang berdomisili di Desa Panggautan mengatakan “bahwa apa yang diutarakan oleh Kepala Desa Pardamean Baru Kecamatan Natal tersebut memang benar adanya dan harus kita dukung, “kata tokoh masyarakat.

“Karena saat sekarang ini kondisi jalan dari Kecamatan Natal menuju Kecamatan Batahan telah di aspal hotmix oleh Pemerintah pusat, tinggal pelaksanaan pembangunan jembatan yang belum terealisasi. Insya Allah dengan adanya permohonan masyarakat ini, pemerintah cepat menanggapinya. Dan nantinya sarana transportasi antara Kecamatan Natal ke Batahan berjalan lancar, “pungkasnya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...