Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

Kebakaran 4 Kecamatan di Madina, Presiden IPM Kesal Terhadap Dinas Kebakaran

Neraca News | Mandailing Natal – Musibah datangnya memang tidak disangka. Tapi dalam pemerintahan yang maju, biasanya ada mitigasi resiko bencana sehingga ketika jadi musibah yang melanda telah ada kesiapan menghadapinya. Musibah biasanya muncul bentuknya longsor atau banjir di musim hujan dan kebakaran di musim kemarau.

Dalam satu bulan ini terjadi empat kejadian kebakaran di Madina. Awalnya di Sinunukan, lalu Hutabargot, disusul oleh Bukit Malintang, dan malam Sabtu kemarin terjadi di Simangambat, Siabu. Semuanya berakibat ludesnya bangunan rumah rata dengan tanah.

Dalam kunjungannya ke bekas rumah Syamsuardi Rangkuti, korban kebakaran di Lingkungan I Simangambat, Sabtu 11 Maret, Tan Gozali, Presiden Ikatan Pemuda Mandailing mempertanyakan Dinas Pemadam Kebakaran. “Mengapa dalam empat kejadian itu Dinas terlambat? Misalnya lokasi kebakaran di Simangambat hanya kurang lebih lima kilometer dari Siabu, tempat mobil pemadam kebakaran berada”, katanya dengan nada jengkel.

Menurut Tan Gozali, seharusnya Dinas Pemadam Kebakaran sudah mengantisipasi memasuki musim kemarau ini. Warga pun seharusnya sudah diberi penyuluhan untuk tanggap kebakaran. Tan Gozali berharap APBD Madina yang mencapai 1,6 Triliun rupiah benar-benar dikelola dengan baik termasuk untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Mantan Ketua KNPI Madina menyerukan pemkab Madina, Baznas Madina, serta masyarakat sama-sama berbuat untuk membantu korban kebakaran di Simangambat.

Ironisnya Becak kaisar 30 juta, Tangki air 500 ltr 2 juta
Pompa/alat doorsmeer 3 juta, selang – selang + nozel + baju pemadam 5 juta berarti semuanya
40 juta yang dialokasikan dari dana desa 4 tahun yang lewat tidak pernah nampak lagi di desa padahal itu dimanfaatkan untuk masyarakat bukan kepala desa.

Ditanya bagaimana korban kebakaran di Simangambat, menurut Tan Gozali kondisinya sangat menyedihkan. Semua ludes, termasuk dokumen kependudukan, surat nikah, dokumen piagam sebagai Ketua Kelompok Tani serta ijazah.

“Ayo sama-sama kita bantu pembangunan kembali rumah Pak Syamsuardi,” pungkasnya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...